Buat kamu yang terbiasa minum ramuan herbal yang terbuat dari daun kratom, sebaiknya segera hentikan kebiasaan itu. Badan Narkotika Nasional mengelompokkan daun kratom sebagai narkotika golongan satu.

Begitu pula Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM melarang penggunakan daun kratom sebagai bahan baku suplemen dan obat herbal. Mengutip Sehatq, sebagian masyarakat, termasuk di Indonesia, Thailand, dan Malaysia, mengolah daun kratom sebagai obat herbal.

Mereka percaya daun kratom mampu mengatasi diare, meningkatkan stamina, pereda nyeri dan peradangan, hingga membuat otot menjadi rileks. Daun kratom mengandung alkaloid mitragynine dan 7-hydroxymitragynine.

Berikut efek samping dari konsumsi daun kratom:

    Mulut kering
    Menggigil
    Mual dan muntah
    Berat badan turun
    Gangguan buang air kecil dan buang air besar
    Kerusakan hati
    Nyeri otot
    Pusing
    Mengantuk
    Halusinasi dan delusi
    Depresi
    Sesak napas
    Kejang
    Koma
    Meninggal
    Bahaya untuk perkembangan janin dan bayi
    Berisiko menimbulkan keracunan salmonella.[]sumber:SEHATQ/cantika.com.tempo