Dawn Maqsood menghadapi tantangan yang tak mudah usai memutuskan menjadi Muslim. Namun, tantangan itu disyukurinya. Menurutnya, menjadi Muslim adalah keputusan terbaik dalam hidupnya.

Dawn menjadi Muslim ketika berada di jenjang kuliah. Saat itu, ia bekerja paruh waktu di sebuah restoran India yang dikelola dua orang asal Pakistan. “Di sana, saya mendengar Islam. Hal yang tidak pernah saya dengar sebelumnya,”kata dia, seperti dilansir dailyrecord.co.uk, Kamis 8 April 2021.

Dawn pun banyak bertanya apa yang didengarnya. Dia kemudian membeli buku-buku tentang Islam. Dari situ, Dawn memutuskan untuk menjadi Muslim. Kini, sudah 12 tahun Dawn menjadi Muslim.

“Saya kemudian memakai jilbab selama dua tahun.Saat itu mental saya lelah karena cara orang memperlakukan saya,”kata dia.

Ibu dua anak ini masuk Islam pada usia 26 tahun. Dengan perlakuan yang didapatnya, Dawn merasa hal tersebut dikhawatirkan menyebabkan rasa trauma dalam diri putrinya.

“Saya percaya, hijab bukan diciptakan untuk menjadi beban. Saya memutuskan untuk berhenti mengenakannya. Saya berharap untuk kembali ke sana suatu hari nanti, Insya Allah,”kata dia.

Dawn memastikan menjadu muslim keputusan menjadi Muslim adalah hal terbaik. Namun, harus diakui menjadi Muslim di Skotlandia dan minoritas tidaklah mudah.

“Orang harus menyadari bahwa Islam adalah agama damai, tidak jauh berbeda dengan agama lain di luar sana. Islam tidak memiliki warna. Islam tidak secara spesifik untuk satu etnis, Islam untuk semua orang,”kata dia.
Menurut dia, identitas dirinya sebagai Muslim membuatnya mengalami diskriminasi meski tak sedikit orang yang mendukung keputusannya tersebut.

“Saya pernah merasakan bagaimana orang tidak menahan pintu untuk Anda, tidak membantu Anda ketika Anda menjatuhkan sesuatu di supermarket, dan Anda mendapatkan layanan yang berbeda,” kata dia.

Dawn pun membantah, keputusannya berhijab dikarenakan tekanan dari suaminya. Menurut dia, hal tersebut sangat menggelitkan. Hal serupa ketika umat Islam yang berada di sekitar tempat tinggalnya selalu bertanya dari mana dirinya berasal.

“Saya selalu beritahu mereka, saya Muslim Skotlandia,”kata dia.

Dawm memahami, apa yang alaminya bagian dari putusannya menjadi Muslim. Namun, hal tersebut tak mengurangi rasa bahagiannya menjadi Muslim.

“Saya berpuasa Ramadhan dan merayakan Idul Fitri, dan kini saya diet halal,”kata tersenyum.[]sumber:republika.co.id