IDI RAYEK – Sejumlah warga Aceh Timur dikabarkan terjangkit Demam Berdarah atau DBD. Beberapa di antaranya kini mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zubir Mahmud Idi Rayek.

Informasi dihimpun portalsatu.com, dua warga Kecamatan Peureulak Timur yang sebelumnya mendapat perawatan telah dinyatakan pulih dan dibolehkan pulang.

Sedangkan dua warga lainnya yang masih dirawat masing-masing Dewi Susanti, 18 tahun, warga Desa Seuneubok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur dan Mardiah, 38 tahun, warga Desa Peudawa Rayeuk, Kecamatan Peudawa.

“Pihak kita telah melakukan upaya pencegahan seperti mengadakan sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan kita juga sudah melakukan foging di beberapa kawasan yang terjangkit DBD,” kata Zulfikry, Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kabupaten Aceh Timur kepada portalsatu.com, Selasa, 27 September 2016.

Ia mengakui jika pihaknya telah menerima laporan tentang adanya sejumlah kasus DBD yang terjadi di beberapa daerah di Aceh Timur.

Sebelumnya, Pemerintah Aceh Timur melalui Dinas Kesehatan membuat salah satu terobosan untuk mewujudkan hidup sehat di tengah masyarakat. Salah satunya melalui program sanitasi yang didukung reusam gampông (peraturan desa), seperti mulai dari  keberadaan jamban bersih, dan lingkungan bersih di setiap rumah warga untuk mencegah berbagai  penyakit baik malaria dan DBD.[]