Senin, Juni 24, 2024

Judi Online: Antara Frustasi...

Oleh: Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Dosen Fakultas Syariah IAIN LhokseumawePemberitaan judi online akhir-akhir...

Hujan dan Angin Kencang,...

ACEH UTARA - Dua rumah di Dusun Dua Lampoh U, Keude Pantonlabu, Kecamatan...

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...
BerandaBerita PidieDelapan Parpol Bentuk...

Delapan Parpol Bentuk Koalisi Pidie Bersatu

SIGLI – Delapan partai politik yang kadernya berada di DPRK Pidie, membentuk Koalisi Pidie Bersatu, yang dideklarasikan di Awesome Caffe, Sigli, Senin, 20 Maret 2023. Hanya Partai Aceh (PA) tidak bergabung.

Adapun parpol yang bergabung dalam Koalisi Pidie Bersatu tersebut enam partai nasional yakni Partai Demokrat, PAN, Gerindra, NasDem, PKB, dan Golkar, serta dua partai lokal yaitu PNA dan PDA.

Jika dilihat dari perolehan kursi DPRK Pidie, ada sembilan parpol. Jadi, hanya satu tidak termasuk dalam koalisi tersebut, yaitu parpol yang memperoleh kursi terbanyak, Partai Aceh.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN, Nasrul Syam, menjelaskan Koalisi Pidie Bersatu lahir dari kesepakatan para pimpinan parpol yang memiliki kursi di DPRK Pidie agar dapat berbuat lebih baik dalam mengemban amanah rakyat.

“Jelasnya koalisi ini bukan untuk melawan PA, tetapi lebih kepada adanya nilai tawar kita dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat,” kata Nasrul Syam.

Hal senada diungkapkan Ketua DPD Golkar Pidie, Teuku Saifullah. Menurut dia, pembentukan koalisi itu bukan secara spontan, melainkan melalui proses panjang sejak empat bulan terakhir.

“Awalnya, kita duduk sambil diskusi tentang kondisi parlemen yang tidak ada lagi punya bargaining, bahkan banyak aspirasi masyarakat yang tidak tercover. Atas sama nasib, teman-teman sepakat membentuk koalisi untuk dapat menjalankan fungsi dewan dalam membangun Pidie tercapai,” ujar Teuku Saifullah yang juga ketua panitia deklarasi itu.

Ketua DPD Demokrat Pidie, Teuku Syawal, mengakui dirinya bergabung dalam Koalisi Pidie Bersatu memiliki alasan jelas. Awalnya Demokrat bergabung dalam Koalisi Pidie Meusapat yang di dalamnya termasuk PA. Bahkan pada koalisi tersebut dirinya ditunjuk sebagai juru bicara.

Namun, kata dia, seiring waktu berjalan, Koalisi Pidie Meusapat tidak berjalan lagi, bahkan sulit berkomunikasi sehingga macet menjalankan program dengan tujuan awal membawa Pidie ke arah lebih baik.

“Maka, kami berkesimpulan membentuk koalisi baru yang tujuannya tetap membawa Pidie ke arah lebih baik dan rakyat sejahtera,” kata Syawal.

Pantauan portalsatu.com, deklarasi dihadiri semua ketua dan sekretaris delapan parpol itu. Hanya Nasdem yang tidak terlihat ketua maupun sekretaris. Mereka hanya dihadiri anggota DPRK Pidie, Tgk. Abdullah Ali.[](Zamahsari)

Baca juga: