TAKENGON – Anggota DPR Aceh Daerah Permilihan IV, Hj. Ismaniar, S.E., yang mengadakan reses, menerima berbagai keluhan terkait ekonomi kerakyatan yang semakin hari kian menyulitkan. Salah satunya, keadaan pohon kopi di Desa Atu Lintang, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, yang membutuhkan peremajaan.

“Kami percaya pada ibu, sampaikan kepada Pak Gubernur apabila daerah kita saat ini perlu perhatian peremajaan kopi, kami juga berharap ibu membantu untuk itu, ” kata M. Kholid, seorang warga saat berdialog dengan Ismaniar, di Desa Atu Lintang, Jumat, 15 April 2016.

Kholid juga menyampaikan apabila pertanian di Desa Atu Lintang “keliru” di awal-awal kedatangan warga yang waktu itu memilih tanaman “muda” yang cepat menghasilkan uang. Yang ditanam kala itu sere dan nilam. Sekarang baru ketahuan dampaknya sangat berpengaruh pada kopi.

“Itu sebabnya perlu dibantu dan dipikirkan untuk peremajaan kopi di Atu Lintang,” jelas Kholid.

Sementara Reje Kampung Sunyoto menyampaikan informasi desa yang secara umum kian bergerak mengembangkan ekonomi rakyat, sehingga Desa Atu Lintang ini membutuhkan bantuan yang bersinergi dengan pertanian. Misalnya, pengadaan ternak untuk pengadaan pupuk kompos, mesin pengolah hasil palawija seperti roasting, yang semuanya dapat berjalan untuk kepentingan kampung melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMK).

“Sekarang kebutuhan itu harus kami datangkan dari Takengon, termasuk pupuk kompos. Kami punya lahan untuk itu,” jelas Sunyoto.

Ismaniar menyampaikan, kehadiran dirinya sebagai wakil masyarakat pasti akan bekerja sama, termasuk memikirkan produksi dan pengembangan BUMK.

“Saya adalah amanah rakyat, hanya mencarikan jalan untuk mendatangkan uang untuk rakyat kita, dan uang itupun dari bapak dan ibu-ibu juga. Insya Allah kita harapkan Atu Lintang bisa menjadi desa yang mengembangkan ekonomi kerakyatan secara baik,” kata Ismaniar.[]