BerandaNewsDewan Minta Pemkab Pidie Panggil BUMN dan BUMD, Ini Tujuannya

Dewan Minta Pemkab Pidie Panggil BUMN dan BUMD, Ini Tujuannya

Populer

SIGLI – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie meminta pemerintah setempat memanggil semua BUMN, BUMD dan perusahaan swasta lainnya di kabupaten ini agar melaksanakan koordinasi dalam membangun daerah.

“Terutama di bidang sosial kemasyarakatan dan pembangunan sumber daya manusia. Ini demi menunjang kreativitas pelaku seni, adat dan budaya, khususnya pemuda dan sanggar seni di Kabupaten Pidie,” kata anggota DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail, Jumat, 31 Agustus 2018. 

Mahfuddin menegaskan, keberadaaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baik perbankan, PLN, dan telekomunikasi, juga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun perusahaan swasta lainnya yang beroperasi di Pidie, harus lebih jelas memberikan manfaat kepada masyarakat. Oleh karena itu, dewan meminta perusahaan tersebut membantu semua kreativitas masyarakat baik di bidang seni, adat dan kebudayaan, kepemudaan dan sosial masyarakat lainnya.

“Kami belum melihat secara terbuka, apa kontribusi nyata BUMN dan BUMD untuk masyarakat Pidie? Perlu keterbukaan informasi, sejauh mana kontribusi yang dilakukan selama ini oleh BUMN maupun BUMD di daerah kami?” Mahfuddin mempertanyakan.

Mahfuddin menduga selama ini perusahaan BUMN hanya monoton membantu kegiatan yang dilaksanakan BUMN itu sendiri, selain mendukung event dibuat pemerintah. “Tapi sangat jarang (kami) melihat (BUMN) ikut membantu kegiatan sosial kemasyarakatan maupun peningkatan sumber daya manusia. Padahal, konsumen mereka bukan pihak pemerintah saja, tapi seluruh lapisan masyarakat Pidie,” ujarnya.

Oleh karena itu, Mahfudin meminta BUMN memberikan kepedulian secara nyata terhadap kegiatan kemasyarakatan untuk membantu pembangunan sosial masyarakat di Pidie. Di samping karena keterbatasan dana Pemkab Pidie, maka dengan adanya bantuan CSR dari BUMN, BUMD dan perusahaaan swasta lainnya, dapat membantu mengurangi beban pemerintah setempat.

“Untuk itu, eksekutif perlu memanggil pihak perusahaan untuk tujuan mengnyinergikan program-program berbasis sosial kemasyarakatan. Eksekutif harus sinergi dengan perusahaan, ajak mereka ikut terlibat membantu kegiatan positif masyarakat,” ujar Mahfuddin.

Mahfuddin melihat banyak pemuda kreatif di Pidie. Namun, karena dana pemerintah terbatas, keberadaan perusahaan-perusahaan BUMN dan BUMD, seharusnya dapat membantu masyarakat.

“Untuk apa? Untuk Pidie agar terus bangkit, khususnya lagi bidang seni dan budaya yang dikembangkan oleh pemuda-pemudi Pidie,” tegas politikus muda Partai Aceh yang sudah dua periode di DPRK Pidie ini.[](rel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya