LHOKSUKON – PDAM Tirta Mon Pase dilaporkan sudah sekitar lima bulan tidak menyuplai air bersih ke rumah-rumah warga di sejumlah gampong dalam Kemukiman Blang Asan, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara.
"Sejak setelah bulan Puasa lalu sampai sekarang PDAM tidak menyuplai air bersih, terutama ke Kemukiman Blang Asan. Ini sangat kita sayangkan," kata Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, Abdul Mutaleb alias Taliban kepada portalsatu.com/ melalui telepon seluler, Minggu, 16 Desember 2018, sore.
Taliban mengatakan, untuk kebutuhan sehari-hari, masyarakat setempat selama ini terpaksa membeli air bersih yang dibawa dengan mobil tangki ke gampong-gampong. “Masyarakat mengeluh karena harus membayar (biaya) beban, tapi air dari PDAM tidak ada. Tentu saja ini merugikan masyarakat. Kondisi ini juga berdampak terhadap usaha air isi ulang milik sejumlah warga di sana,” ujar Wakil Ketua DPRK yang berasal dari Syamtalira Aron itu.
Taliban mendesak PDAM Tirta Mon Pase segera menyuplai air bersih kepada masyarakat di Kemukiman Blang Asan. “Masyarakat akan terus dirugikan jika PDAM tidak menyuplai air bersih sebagaimana mestinya,” katanya.
Untuk diketahui, PDAM Tirta Mon Pase kembali akan mendapatkan dana subsidi mencapai Rp3 miliar dari APBK Aceh Utara tahun 2019. Meskipun sudah berulang kali disubsidi Pemkab Aceh Utara, ternyata kinerja PDAM dinilai masih mengecewakan masyarakat lantaran tidak adanya suplai air bersih selama berbulan-bulan seperti di Kecamatan Syamtalira Aron.[](idg)


