SIGLI – Mimi Suhaimi (20), pemuda Gampong Meunje Mesjid, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, ditemukan tewas tergantung dalam kamar, Senin, 20 April 2020, sekira pukul 19:15 WIB. Belum diketahui pasti motif korban nekat mengakhiri hudupnya secara tragis.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar melalui Kasubbag Humas, Iptu Bustami, kepada portalsatu.com, Selasa, 21 April 2020, membenarkan korban ditemukan tergantung dalam kamar rumah dengan kabel listrik terlilit di lehernya. Kini kasus yang dugaan sementara bunuh diri itu sedang ditangani polisi. 

“Korban ditemukan tergantung di kamar rumah neneknya yang berdekatan dengan rumah korban,” kata Bustami. 

Menurut Bustami, korban diketahui tewas berawal saat ibu kandungnya pulang dari sawah, Senin, sekira pukul 18:30 WIB. Setelah memasak makan malam dan salat Magrib, ibunya langsung menuju rumah nenek yang selama ini ditempati korban sorang diri. 

“Ibunya menyusul korban ke rumah neneknya karena belum pulang untuk makan malam,” imbuh Bustami. 

Karena dipanggil tidak ada yang menjawab, ibunya  membuka pintu kamar korban. Betapa kagetnya ibu korban saat melihat anaknya tergantung dalam kamar. Ibunya langsung berteriak minta tolong sambil melepaskan lilitan kabel listrik di leher korban. 

“Sempat ada sepupu korban datang saat ibu korban berteriak minta tolong, tapi begitu melihat korban, sepupunya itu langsung meninggalkan lokasi. Ibunya berupaya melepaskan kabel listrik di leher korban dan membaringkan korban di tempat tidur,” jelas Bustami. 

Menurut polisi, keluarga tidak mau jasad korban dilakukan visum. Bedasarkan identisifikasi di leher korban terdapat memar bekas lilitan kabel listrik. Juga luka memar di kaki kiri korban diduga akibat terbentur dengan tempat tidur. 

“Belum diketahui motif korban bunuh diri. Kita masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab korban tewas yang diduga bunuh diri itu,” pungkas Bustami.[]