BANDA ACEH – Majelis Seniman Aceh (MaSA) memilih sekretariat di Taman Budaya, Banda Aceh, untuk mengembalikan seniman ke 'habitatnya'.

Demikian keputusan rapat yang disampaikan Ketua MaSA, Syamsuddin akrab disapa Ayah Panton, dalam rapat program kerja bersama pengurus dan Akademi Kutaraja, di Balai Rafli Kande, Banda Aceh, Ahad, 6 Mei  2018.

“Kami sudah membicarakan hal ini dengan Kepala UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh (Taman Budaya). Beliau menyetujuinya,” kata Ayah Panton.

Selain itu, kata dia, pada pelantikan pengurus yang direncanakan pada Agustus 2018, MaSA akan mengadakan temu raya seniman se Aceh, bertempat di Taman Budaya.

“Temu raya seniman dilengkapi acara selama tujuh hari tujuh malam, diisi pidato kebudayaan setiap malam dengan pembicara berbeda, dan kenduri untuk anak yatim serta fakir miskin. Juga dilengkapi pameran, dan pertunjukan seni,” kata Ayah Panton.

Rapat kerja tersebut dihadiri Ayah Panton, Berlian AW, Nab Bahany As, Sarjev, Chairiyan, Azhar Daud, Elly Zuarni, Muhrain, Putiadi Eka Permana, Thayeb Loh Angen, dan Rahmat Sanjaya.[]