Sabtu, Juli 20, 2024

Peringati Haul Abati Banda...

LHOKSEUMAWE - Ratusan jamaah Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi'i Aceh menggelar pawai akbar dalam...

Pj. Bupati Aceh Utara...

ACEH UTARA - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyerahkan bantuan masa panik secara simbolis...

Sekum PB PON Wilayah...

BANDA ACEH – Progres pembangunan beberapa venue untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI...

PT PIM Bantu Korban...

ACEH UTARA - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyerahkan bantuan kepada korban badai...
BerandaBerita PidieDiantar Betor, Ini...

Diantar Betor, Ini Kata Pamitan Abusyik

SIGLI – “Kabeh beh – kabeh beh” (sudah habis ya – sudah habis ya). Itulah suara teriakan Roni Ahmad alias Abusyik, mantan Bupati Pidie yang habis masa jabatan tepat Minggu, 17 Juli 2022. Teriakan itu dilontarkan mantan sang penguasa Pidie saat berkeliling kota Sigli dengan menumpang Becak Motor (Betor).

Roni Ahmad naik dalam becak yang sudah dihiasi bersama istrinya Mahdalena, berangkat dari pendopo bupati Gampong Blok Bengkel Kecamatan Kota Sigli, Sabtu malam, 16 Juli 2022, setelah resepsi perpisahan digelar.

Sepanjang jalan yang dilalui Abusyik bersama istrinya sejak dari gerbang pendopo langsung melambai -lambai tangan sambil berucap ‘kabeh beh – kabeh beh’ sambil menoleh kiri dan kanan.

Sejumlah warga yang nongkrong di warung kopi, menoleh ke arah sumber suara. Begitu melihat Abusyik berdiri dalam becak, mereka ikut melambaikan tangan sambil berucap j’ak laju beuseulamat’ (Pergi terus semoga selamat). Ada juga warga yang berkomentar sudah cukup anda membuat Pidie mundur lima tahun.

Betor terus melaju dengan kecepatan sedang melintasi perkotaan hingga jalan terninal arah ke rumah Abusyik di Gampong Puuk, Kecamatan Delima. Tidak ada kata – kata lain selain kata kabeh beh – kabeh beh yang keluar dari mulut mantan bupati dari jalur independen itu.

Perjalanan arak – arakan habis jabatan bupati dari bekas Gerakan Aceh Merdekq yang konon pernah mengenyam pendidikan militer di negara Libiya ini awalnya direncanakan dengan gajah. Namun entah kenapa diurungkan hingga akhirnya naik becak.

Bahkan rencana pulang menunggangi gajah, pernah dilontarkan Abusyik saat menghadiri peresmian Gedung Diagnostik Center RSU Tgk Chik Ditiro Sigli, Jumat 15 Juli 2022, dirinya bersama wakil bupati Fadhlullah TM Daud, akan mengendarai gajah saat pelepasan jabatan kepemimpinan yang sudah berakhir.

“Kami sudah mau habis sebagai bupati. Jadi nantinya kami akan pulang diantar gajah dari pendopo,” itu ucapan Abusyik di RSU Sigli.

Bahkan, dalam agenda yang sempat beredar, bahwa Abusyik akan menunggangi gajah saat pulang dari pendopo ke rumahnya. Meski akhirnya kegiatan itu dibatalkan dalam agenda dengan alasan keselamatan.

Sehabis periode 2017 – 2022, Roni Ahmad mengatakan tidak ada niat untuk maju lagi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dia mengaku susah memimpin Pidie. Dengan penuh canda dia mengatakan, daripada maju satu periode lagi lebih baik kawin dua.

Hal itu dilontarkan saat peresmian Gedung Diagnostik RSU Tgk Chik Ditiro Sigli yang disambut tawa para tamu dan undangan yang hadir.(zamahsari)

 

 

Baca juga: