LHOKSEUMAWE Satpol PP dan WH menjaring 16 pelajar tingkat MTsN dan SMK yang bolos sekolah saat razia rutin di kawasan Kota Lhokseumawe, Kamis, 14 Januari 2016 sekitar pukul 11.00 WIB. Sembilan diantaranya terpaksa diboyong ke Kantor Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Lhokseumawe guna menjalani tes urine.
Ada 16 pelajar yang terjaring berkeliaran saat jam belajar masih berlangsung. Ada pelajar dari MTSN Negeri Lhokseumawe dua orang, SMK 1 empat pelajar, dan SMK 6 ada sepuluh orang, kata Kasatpol PP dan WH Kota Lhokseumawe, M. Irsyadi, siang tadi.
Dia mengatakan, 10 siswa SMK 6 ditangkap di sebuah warung yang tidak jauh dari lokasi sekolah. Saat personil datang, para siswa ini berhasil kabur dan masuk kembali ke sekolahnya melalui pagar belakang.
Di kawasan ini, Satpol PP dan WH Lhokseumawe berhasil menangkap dua orang diantaranya. Petugas kemudian memburu para pelajar yang sempat kabur ke dalam lingkungan sekolah.
Mereka yang masuk ke sekolah langsung kita kejar dan berhasil menangkapnya. Sesudah itu, kami melakukan pengembangan dan di kamar mandi sekolah tersebut, kami menemukan alat isap (bong) dan beberapa pipet beserta sebuah tas milik mereka, ujar Irsyadi.
Irsyadi menyebutkan pelajar pemilik tas tersebut membantah mengonsumsi sabu. Namun petugas Satpol PP memboyong 10 pelajar tersebut ke Kantor BNNK Lhokseumawe untuk menjalani tes urine.
“Sedangkan enam lainnya kita lakukan pendataan dan memanggil pihak sekolahnya,” katanya.[](bna)



