LHOKSUKON — Empat pemuda asal Jawa Timur yang digiring ke Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara, mengaku baru pertama kali mengonsumsi ganja. Saat diamankan di depan Alfamart, Kota Lhoksukon, Sabtu, 23 Desember 2017, mereka mengaku baru pulang melancong dari Sabang.
Asnawi, 26 tahun, asal Desa Toyaning, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, mengaku, ganja tersebut diberikan seseorang di salah satu SPBU. Sebelum diamankan, tiga paket ganja disembunyikan di dalam ban, sedangkan dua paket lainnya di dalam gitar.
“Dikasih orang di SPBU, mungkin mereka ingin kami merasakan ganja. Kami sudah pakai semua tadi selinting seorang. Ganja Aceh rasanya mantap, bawaan lapar terus. Selama di Aceh, kami sudah ke Sabang. Ini rencana mau pulang ke Pasuruan,” ujar Asnawi, saat ditemui portalsatu.com/ di ruang Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara.
Kata Asnawi, mereka merupakan anggota Komunitas Vespa Ekstrem (KVE), Jawa Timur.
“Ganja itu dikasih, kalau beli mana ada uang. Saat ini uang di kantong cuma sisa Rp10 ribu,” ujar Asnawi.
Sebelumnya diberitakan, empat pemuda asal Jawa Timur diamankan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara, Sabtu, 23 Desember 2017 sekitar pukul 19.10 WIB.
Mereka diamankan langsung oleh Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata atau Untung Sangaji di depan Alfamart Kota Lhoksukon. Saat ini keempat tersangka sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. [] (*sar)



