Pimpinan kelompok bersenjata di Aceh, Nurdin Ismail alias Din Minimi mendadak jadi “artis”. Sejak menyerahkan diri kepada Badan Intelejen Negara (BIN), banyak yang mengunjungi rumahnya dan meminta foto bersama (selfie).

Di rumahnya yang terletak di Desa Ladang Baro, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, ratusan tamu dari berbagai daerah setiap harinya datang menemuinya. Bahkan, ulama, anggota DPD RI, dan mantan Gubernur Aceh juga menyempatkan diri menemui Din Minimi.

“Banyak tamu yang datang entah dari mana saja untuk menemui saya, yatim, janda konflik, pejabat, mahasiswa, tokoh ulama, hingga masyarakat,” ucap Din Minimi di rumahnya, kemarin.

Meski lelah, Din tetap melayani tamunya untuk selfie dengan senang hati. “Mata mengantuk, tapi enggak mungkin saya tinggalkan tamu kemudian saya tidur. Bagaimana pun saya setia melayani setiap tamu yang datang,” tuturnya.

Saat ditanya apa saja aktivitas ketika di dalam hutan, Din menjawab menjalani aktivitas seperti biasa. Bergerilya dari satu tempat ke tempat lain di dalam hutan, dan melatih beberapa anggotanya. Saat itu ada 41 anggotanya yang terlatih.

“Terus berjalan kaki di hutan, pindah tempat. Hingga akhirnya kami pun diserang beberapa kali. Awalnya tidak ingin membalas, namun terpaksa karena keadaan waktu itu terhimpit,” kata Din Minimi.

Lebih lanjut, saat ini setiap tamu datang ke rumahnya, mesti melewati tahapan pemeriksaan oleh belasan anggota Din Minimi. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pengunjung digeledah. Bukan berarti pengunjung tak boleh menemui Din Minimi.

“Maklum, Din baru turun dari gunung dan menyerah. Maka untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dilakukanlah pemeriksaan terhadap pengunjung. Jadi, ya harap maklum lah,” ujar Ketua Achenesse Australia Association (AAA), Tgk Sufaini Syekhy.[] Sumber: okezone.com