REDELONG – Kehadiran bandar udara (bandara) di suatu wilayah akan membuka isolasi daerah tersebut. Selain itu, jika dibandingkan proyek jalan, pembangunan bandara lebih murah.
Hal itu disampaikan tim teknis bandara perwakilan Kementerian Perhubungan Ir. Yan Budianto saat menjadi narasumber seminar “Multi Player Effect Pengembangaba Bandar Udara Rembele”, di Aula Kantor Bupati Bener Meriah, Selasa, 5 Januari 2016.
“Banyak fungsi dengan adanya bandara, salah satunya transportasi cepat bila terjadi bencana,” kata Yan Budianto. “Dan yang membanggakan, dari sekian banyak bandara di Indonesia, hanya delapan bandara yang menjadi prioritas, salah satunya Bandara Rembele”.
Yan menyebut cita-cita pembangunan Bandara Rembele sejak tahun 1980-an dan rakyat sangat mendukungnya. Bahkan, kata dia, bila dilihat sebelum ada Bndara Rembele, masyarakat Gayo tidak sampai dua persen yang berkesempatan naik pesawat.
“Sekarang naik pesawat bukan lagi hal mewah,” kata Yan Budianto.[]

