LHOKSUKON — Dinas Kesehatan Aceh Utara mengimbau masyarakat agar menggunakan masker dan kacamata jika beraktivitas di luar rumah atau saat berkendara dengan sepeda motor.

Abu vulkanik yang ditimbulkan oleh erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara mulai mencemari udara hingga ke Aceh Utara sejak Senin malam, 19 Februari 2018.

“Sehubungan meletusnya Gunung Sinabung, telah terjadi pencemaran udara di mana abu vulkanik sudah sampai ke Aceh Utara. Kita imbau, masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah maupun yang melakukan perjalanan dengan kendaraan roda dua untuk dapat mempergunakan masker, kacamata, maupun lainnya yang bisa menjaga kesehatan diri,” ujar Kepada Dinas Kesehatan Aceh Utara, dr. Machrozal saat dihubungi portalsatu.com/, Selasa, 20 Februari 2018.

Kata Machrozal, hujan debu yang turun itu dapat menyebabkan gangguan pada pernafasan dan mata, seperti konjungtivitis, dan juga mengakibatkan iritasi kulit.

“Bila mengalami gangguan kesehatan seperti yang tersebut di atas, segera ke Puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan pengobatan,” ucapnya.

Terkait tercemarnya udara tersebut, dr. Machrozal telah memerintahkan 32 Puskesmas di Aceh Utara untuk mendata kebutuhan masyarakat, baik itu masker maupun lainnya.

“Saya sudah minta 32 Puskesmas yang ada di Aceh Utara mendata apa yang dibutuhkan masyarakat, khususnya masker. Setelah data masuk, masker itu akan diambil masing-masing Puskemas di gudang farmasi, kemudian akan dibagikan kepada masyarakat,” terang Machrozal.

Sejauh ini, terdapat dua titik lokasi rencana pembagian masker kepada pengendara di jalan raya. “Sekitar satu jam lagi akan dilakukan pembagian masker gratis di sekitar jalan raya depan Terminal Kota Lhoksukon, selain itu juga dilakukan di Kecamatan Dewantara. Untuk Puskesmas lain, masker akan dibagikan kepada pasien yabg datang berobat dan dibagikan juga kepada masyarakat di gampong-gampong,” kata dr. Machrozal.[] (*sar)