BLANGKEJEREN – Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues menganggarkan dana Rp499 juta untuk pengadaan makanan tambahan balita gizi kurang. Anggaran pengadaan bubuk susu itu bersumber dari APBK tahun 2021.
Pantauan portalsatu.com/ di lpse.gayolueskab.go.id, proyek belanja makanan untuk balita gizi kurang itu sudah selesai ditender. Pemenangnya CV Puja Arwendo Secure dengan total anggaran Rp499.811.884.
Ridussalihin, SKM., Kepala Dinas Kesehatan Gayo Lues, Kamis, 12 Agustus 2021, saat ditanya berapa jumlah balita gizi kurang di Gayo Lues, meminta wartawan menghubungi Kabid. "Kabid Kesmas aja hubungi," katanya yang kemudian mengrimkan nomor kontak Kabid tersebut.
Bir Ali, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Gayo Lues, mengatakan balita gizi kurang itu bukanlah balita yang mengalami gizi buruk. Akan tetapi, balita gizi kurang apabila tidak ditangani mengarah ke gizi buruk.
"Sasaran gizi kurang (gikur) 150 orang balita, diberikan selama enam bulan makanan tambahan. Yang diberikan berupa bubuk susu," katanya melalui pesan WhatsApp.
Bir Ali menjelaskan setiap balita gizi kurang akan diberikan 135 gram bubuk susu per hari selama enam bulan. Pihaknya belum mengetahui pasti kapan akan disalurkan karena masih proses pengadaan.[]



