ACEH UTARA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Malikussaleh (Unimal) Kelompok 100 turut berkontribusi mendukung kelancaran kegiatan Posyandu di Desa Ujong, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Rabu, 15 Januari 2025.

Kegiatan Posyandu ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak, khususnya dalam pemantauan tumbuh kembang balita serta kesehatan ibu hamil dan lansia. Kegiatan ini melibatkan berbagai layanan seperti penimbangan balita, pemeriksaan ibu hamil, dan pemberian vitamin.

Sebagai bagian dari program KKN, mahasiswa membantu panitia lokal dan kader Posyandu dalam pelaksanaan acara dengan beragam kontribusi. Pertama, Registrasi dan Pendataan: Membantu mendata kehadiran ibu hamil, balita, dan lansia yang mengikuti kegiatan. Kedua, Pengukuran Berat dan Tinggi Badan: Mendampingi kader Posyandu dalam menimbang balita dan mengukur tinggi badan.

Ketiga, Edukasi Sederhana: Memberikan informasi singkat kepada ibu-ibu terkait pentingnya menjaga gizi balita dan tips pola hidup sehat. Keempat, Aktivitas Pendukung: Membantu mengatur alur kegiatan agar berjalan lancar dan memberikan hiburan sederhana bagi anak-anak.

Kehadiran mahasiswa KKN disambut hangat oleh masyarakat dan kader Posyandu. Ketua Posyandu, Fitriana, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan mahasiswa yang turut meringankan tugas para kader.

“Kami senang bisa membantu kelancaran kegiatan ini. Posyandu adalah bagian penting dari pelayanan kesehatan masyarakat, dan kami bangga dapat berkontribusi, meskipun dalam bentuk dukungan sederhana,” ujar Aziz Nurazi, Koordinator Mahasiswa KKN Kelompok 100.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Yenny Novianti S.T., M.T., yang membimbing Kelompok 100, memberikan arahan kepada mahasiswa untuk aktif mendukung program kesehatan masyarakat.

Yenny Novianti menyampaikan bahwa kegiatan ini bagian dari pembelajaran mahasiswa dalam memahami dinamika sosial sekaligus berkontribusi bagi masyarakat.

Dengan adanya dukungan dari mahasiswa KKN, kegiatan Posyandu di Desa Ujong berjalan lebih tertib dan efisien. Diharapkan, kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut untuk mendukung kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak.[](ril)