BLANGKEJEREN — Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues memastikan tidak merekrut Perawat Pegawai Tidak Tetap Kabupaten (PTTK) atau tenaga kontrak tahun 2021. Jika ada non PNS yang masih bekerja di Puskesmas, semua itu tergantung kebijakan masing-masing Puskesmas.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Gayo Lues, Purnama Abadi, Senin 14 Desember 2020 mengatakan, tahun 2020 juga tidak ada PTTK yang tertampung dalam anggaran Dinas Kesehatan, dan bagi mereka yang yang bekerja di Puskesmas, perawat atau bidan non PNS itu disebut suka rela yang insentifnya tergantung Kepala Puskesmas.
“Alasan tahun 2021 tidak direkrut PTTK dari perawat karena anggaranya tidak tertampung, yang ada hanya untuk gaji bidan PTTK setiap desa, kalau gaji perawat PTTK sama sekali tidak tertampung,” katanya.
Jumlah bidan PTTK yang direkrut sekitar 65 orang, itu pun mereka yang sudah bekerja honor atau bakti di instansi Dinas Kesehatan/Puskesmas tanpa ada perekrutan seperti ujian umum ataupun seleksi lainya. Bidan yang bekerja tanpa honor tahun 2020 ini menjadi prioritas atau diutamakan bekerja menjadi bidan desa tahun 2021.
“Dinas Kesehatan tergantung kebutuhan saja, dan kita menyesuaikan dengan gaji yang tersedia, masalahnya untuk tahun 2021, hanya gaji bidan desa saja yang tertampung, lalu bagaimana kami mau menampung perawat untuk bekerja di Puskesmas?” jelasnya.
Dengan tidak adanya Perawat dan Bidan PTTK di Puskesmas, seluruh PNS yang bekerja di masing-masing Puskesmas kata Purnama Abadi harus maksimal bekerja, dan harus selalu melayani masyarakat yang hendak berobat ataupun membuat surat rujukan.[]


