LHOKSEUMAWE- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lhokseumawe menyalurkan insentif tenaga media di tujuh Puskesmas yang menangani kasus coronavirus disease 2019 (Covid-19) sejak Maret 2020. Insentif yang disalurkan itu untuk tiga bulan pertama yaitu Maret, April dan Mei 2020 sebesar Rp 418 juta dan belum termasuk pajak.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe, dr. Said Alam Zulfikar melalui Kabid Layanan dan Sember Daya Kesehatan, dr. Lasmita Nurul Huda menjelaskan, insentif bagi tenaga medis itu sudah dicairkan pada 25 November 2020 untuk tiga bulan pertama sesuai usulan dari tujuh Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe. Ada sekitar 83 tenaga medis yang mendapatkan insentif tersebut dalam hal penanganan kasus Covid-19.
Jumlah yang disalurkan ke setiap Puskesmas berbeda berdasarkan hasil perhitungan kinerja, sesuai dengan keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/447/2020 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/392/2020 tentang Pemberian Insentif dan Santunan Kematian Bagi Tenaga Kesehatan yang Menangani Covid-19.
“Jadi, dengan perhitungan kebutuhan tenaga medis dan untuk besarannya senilai Rp 5 juta per orang. Akan tetapi itu berdasarkan kebutuhannya, untuk di Puskesmas harus menghitung jumlah kasus baik berupa ODP, PDP, dan screening dengan perhitungan yang sudah dibuat satu kategori yang ada di dalam juknis. Artinya, dari Rp 5 juta itu diberikan insentif untuk tenaga medis juga dihitung jumlah hari kerja dan kasus yang ditangani, jika ada yang tidak bekerja secara full maka bisa jadi berkurang jumlah insentif dari nominal tersebut. Itu bervariasi,” jelas Lasmita Nurul Huda, Selasa 1 Desember 2020.
Menurut Lasmita, jadi selama Maret sampai Mei 2020 mereka melampirkan data dukung baik untuk kasus ODP, PDP maupun screening. Selain itu, pihak Puskesmas juga harus mengajukan kebutuhan tenaga serta data rekapannya untuk diajukan ke Dinas Kesehatan untuk diverifikasi. Sementara untuk bulan Juni, Juli dan Agustus 2020 itu ada beberapa Puskesmas yang sudah masuk ke Dinkes dan sedang dilakukan validasi data.[]


