ACEH UTARA – Dinas Sosial (Dinsos) Aceh Utara menyalurkan bantuan masa panik untuk para korban kebakaran di Simpang Ek Tren Dusun Raja Bakoi, Gampong Pusong, Kecamatan Samudera, Sabtu, 1 Februari 2020.

Kepala Dinsos Aceh Utara, Zulkarnain, mengatakan akibat musibah tersebut 20 jiwa kehilangan tempat tinggal maupun usaha. Korban itu terdiri dari pemilik tiga rumah, tiga kios dan dua kios imbas kebakaran. Dinsos menyalurkan bantuan masa panik kepada para korban tersebut. Bantuan itu berupa beras, minyak goreng, kompor, pakaian, peralatan salat, termasuk kebutuhan anak-anak sekolah korban kebakaran. 

“Untuk kelanjutannya kita tetap terus memantau perkembangan. Kemudian, di lokasi kebakaran juga akan dibangun posko dari BPBD Aceh Utara. Bantuan masa panik ini maksimal sampai tujuh hari ke depan,” kata Zulkarnain kepada para wartawan di lokasi kebakaran itu, Sabtu. 

“Biasanya tim khusus ada panitia di gampong, kita memberi dukungan dan ada tim Tagana, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) akan memantau dan membantu di lapangan,” ujar Zulkarnain. 

Diberitakan sebelumnya, enam rumah dan kios berkonstruksi kayu di Simpang Ek Treun Dusun Raja Bakoi, Gampong Pusong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, terbakar diduga akibat korsleting listrik, Sabtu, 1 Februari 2020, sekitar pukul 03.30 WIB dini hari.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kapolsek Samudera AKP Erpansyah Putra, dikonfirmasi mengatakan, berdasarkan keterangan warga, Agus Riza (35), yang berada di lokasi kejadian, awalnya muncul api dari rumah milik Zulfikar (38) diduga akibat korsleting listrik di bagian stop kontak kulkas. Kemudian api meluas ke enam bangunan kios dan rumah.

Menurut Erpansyah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Tapi satu sepeda motor antik milik Amiruddin dan dua sepeda motor lainnya ikut terbakar. Kerugian materil ditaksir lebih kurang Rp300 juta,” tuturnya.

Adapun pemilik rumah dan kios tersebut Annisa/Amiruddin (rumah), Irawati (rumah), Zulfikar (rumah), Bustami alias B Bus (kios bengkel sepmor), Agusrizal (kios kelontong/ponsel), dan Walimah (kios jahitan, mengalami imbas kebakaran).[]