MEULABOH – Aminullah Usman, Wali Kota Banda Aceh memberi motivasi bagi peserta seminar 'Kepemimpinan dan Pendidikan' di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, 31 Januari 2020. Putra asal Seuradeuk, Samatiga, Aceh Barat yang kini menjadi orang nomor satu di Pemkot Banda Aceh itu berbagi motivasi tentang pemimpin ideal merupakan konsep utama dalam menghindari yang namanya korupsi.

Seminar berlangsung di aula kampus tersebut diselenggarakan komunitas pemuda Aceh Barat. Melborn Group bekerja sama dengan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, mengusung tema 'Membina generasi milenial di era revolusi industri 4.0.'

Aminullah menjelaskan, korupsi itu timbul dari moral seseorang pemimpin. “Jika isi kepala/moralnya kotor maka dapat dipastikan akan melakukan hal yang semacam itu. Semoga kita tidak termasuk dalam kategori tersebut”.

“Seorang pemimpin harus beriman dan tetap amanah, meskipun tanggung jawab sekecil apapun harus tetap amanah dalam menjalankan tugas,” jelasnya Aminullah.

Seminar ditandai dengan penekenan Memorandum of Understanding (MoU) antara STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh dan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh itu turut dihadiri 156 peserta dari mahasiswa dan dosen, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, DPRA Komisi V, Wakil Ketua II dan Wakil Ketua III STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh hingga elemen Kepala Sekolah Menengah Atas dan Madrasah Aliyah di Aceh Barat.

MoU tersebut masing-masing ditandatangani Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Dr. Erizar, M.Ed dan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman.

Erizar menyampaikan, MoU dengan Pemkot Banda Aceh akan memberikan nilai positif dalam meningkatkan eksistensi STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh sebagai salah satu kampus kebanggaaan masyarakat Aceh dan menjadi jantung pendidikan bagi masyarakat di wilayah Barsela (Barat Selatan). “Dengan adanya dukungan kerja sama ini, nantinya STAIN akan menjadi lebih baik lagi untuk menjalankan proses pendidikan,” ujarnya.

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menyampaikan, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh harus terus melakukan berbagai pembenahan agar ke depan semakin berkembang dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya. “Hal tersebut sangat diperlukan, kampus ini ke depan juga akan berubah status menjadi IAIN,” ucapnya.[](rilis)