Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaDiperiksa BPOM Aceh,...

Diperiksa BPOM Aceh, Takjil di Meulaboh Aman dari Bahan Berbahaya

ACEH BARAT – Tim Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Aceh memeriksa tiga titik penjualan takjil (makanan/minuman berbuka puasa) di Kota Meulaboh, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Selasa, 5 Juni 2018, sore.

Kepala BPOM Aceh, Drs. Zulkifli, Apt., melalui Kabid Verifikasi dan Layanan Informasi Konsumen, Cut Safrina Indriawati, M.Kes., mengatakan, tujuan pemeriksaan tersebut dalam rangka mencari tahu apakah takjil yang di jual di Meulaboh mengandung bahan yang berbahaya atau tidak.

“Kita telah melakukan sampling selanjutnya kita uji, untuk mencari adakah kandungan boraks, formalin ataupun pewarna ada di dalam jajanan berbuka puasa yang ada di Meulaboh,” kata Safrina kepada portalsatu.com, di salah satu lokasi penjualan takjil di depan halaman kantor bupati setempat.

Menurut Safrina, dari hasil uji sampling di tiga titik, penjualan takjil di Meulaboh, yakni Jalan Nasional, Gajah Mada, dan Manek Roo, BPOM Aceh tidak menemukan bahwa makanan atau minuman di Meulaboh mengandung zat berbahaya.

“Alhamdulillah, semua hasilnya negatif. Kita tidak menemukan ada kandungan berbahaya di makanan dan minuman yang dijual oleh para pedagang,” ujar Safrina.[]

Penulis: Rino Abonita

Baca juga: