BANDA ACEH – Ilham (16), anak yatim asal Gampong Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, menderita lever dan bocor ginjal sejak dua tahun lalu. Remaja tersebut sudah beberapa kali harus keluar masuk rumah sakit lantaran kondisinya semakin memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Anak kedua dari tiga bersaudara itu sekarang dirawat di RSUZA Banda Aceh setelah dirujuk oleh Rumah Sakit Arun Lhokseumawe untuk penanganan medis lanjutan.

“Ibu Ilham, Afrina (38), janda miskin yang harus berjuang menghidupi tiga anaknya, termasuk Ilham yang kini sakit parah. Dalam kondisi seperti itu, mereka sangat berharap kehadiran pemerintah, termasuk anggota dewan, dan kaum dermawan untuk membantu,” ujar Zulfikar, sepupu Afrina, Jumat, 23 Oktober 2020.

Menurut Zulfikar, suami Afrina, Nasbi Karfiadi meninggal dunia saat Ilham masih berusia empat tahun. Sehingga Ilham bersama kakak perempuan dan adik laki-lakinya menjadi anak yatim yang diasuh ibunya berstatus janda miskin. “Meski hidup dalam jeratan kemiskinan, Ilham dan kedua saudaranya tetap bersekolah. Ibunya harus bekerja keras seperti menjadi tukang cuci untuk menghidupi ketiga anaknya,” ucap dia.

Dalam perkembangannya, Ilham tumbuh sebagai remaja energik hingga dia duduk di bangku SMK. Ilham juga tercatat sebagai pemain sepakbola bergabung dalam Kuta Pase FC.

Dua tahun lalu, kata Zulfikar, sekembali dari mengikuti turnamen sepakbola di Malaysia, tiba-tiba kondisi Ilham lemah. Awalnya, pihak keluarga mengira hanya keluhan lambung. “Penyakit yang mendera Ilham terungkap ketika keluar hasil lab dari RSU Cut Meutia Aceh Utara setelah dia dibawa ke praktik dokter Darmadi di Lhokseumawe. Hasil lab ternyata Ilham menderita lever dan bocor ginjal,” katanya.

Zulfikar menyebut sejak beberapa bulan terakhir Ilham harus keluar masuk rumah sakit karena kondisi kesehatannya terus memburuk. Perutnya semakin membesar. Dia juga kesulitan buang air besar maupun kecil. Ilham hanya bisa terbaring lemah sambil meronta menahan sakit di rumahya.

Pada Sabtu, 17 Oktober 2020, Ilham dilarikan ke RS Arun Lhokseumawe. Pihak RS Arun kemudian merujuk Ilham ke RSUZA Banda Aceh, Selasa, 20 Oktober 2020 malam, untuk penanganan medis lanjutan. Dia kini dirawat di Ruangan Arafah 1 Kamar 4 RSUZA.

“Ilham saat ini masih melewati masa perawatan lebih lanjut di RSUZA Banda Aceh. Oleh karena itu, kami mengajak para anggota DPRA, DPD dan DPR RI asal Aceh, serta kaum dermawan untuk membantu keluarga kurang mampu ini,” imbuh Zulfikar melalui siaran pers dikirim Humas Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Dahlan.[]