MEULABOH – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Aceh Barat menemukan sejumlah siswa SMA dan SMK berada di kafe saat berlangsung proses belajar mengajar di sekolahnya, Jumat, 23 Oktober 2020. Pelajar bolos sekolah itu diberikan sanksi sosial sebagai efek jera agar tidak mengulangi perbuatannya.

Sanksi sosial itu seperti menghafal Pancasila hingga push up. Pelajar itu kemudian dikembalikan kepada orang tuanya setelah menandatangani surat pernyataan/perjanjian tidak akan melakukan lagi hal serupa.

Kepala Seksi Ketrentraman dan Ketertiban Satpol PP Kabupaten Aceh Barat, Muhammad Yuthi, mengatakan para siswa itu diamankan saat berada di beberapa kafe. Petugas Satpol PP juga menemukan sejumlah film panas di dalam handphone pelajar tersebut.

“Rata-rata siswa ini dari Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan. Saat kita lakukan penertiban, mereka didapati sedang berada di kafe-kafe, padahal sedang berlangsung jam belajar di sekolah,” kata Muhammad Yuthi di kantornya, Jumat.

Menurut Yuthi, setelah menjalani sanksi sosial, para pelajar itu diberikan pengarahan atau nasihat. “Mereka dikembalikan kepada orangtuanya setelah membuat perjanjian tidak mengulangi pelanggaran tersebut,” ujarnya.[](Azhar Sigege)