ACEH UTARA – Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop-UKM) Aceh Utara masih bungkam alias tidak membuka data realisasi Retribusi Pelayanan Pasar tahun 2024 sampai pertengahan Desember.

Data dihimpun portalsatu.com/, Senin, 16 Desember 2024, Retribusi Pelayanan Pasar—salah satu dari 11 komponen Retribusi Daerah—pada tahun anggaran 2023 ditargetkan oleh Pemkab Aceh Utara mencapai Rp1,15 miliar lebih. Namun, hanya terealisasi Rp534,70 juta atau 46,15 persen.

Total realisasi Retribusi Daerah 2023 sebanyak Rp3,73 miliar atau 88,19 persen dari target Rp4,22 miliar lebih. Retribusi Pelayanan Pasar hanya berkontribusi 14,33 persen terhadap total realisasi Retribusi Daerah 2023.

Realisasi Retribusi Pelayanan Pasar 2023 menurun dibandingkan tahun 2022 yang senilai Rp759,13 juta, juga lebih rendah dari realisasi 2021 yaitu Rp694,39 juta lebih.

Berapa jumlah realisasi Retribusi Pelayanan Pasar tahun 2024 sampai 18 Desember, dan targetnya berapa?

“Sudah saya tanyakan ke Kabid Pasar setelah Bapak (portalsatu.com/) tanyakan, saya menunggu data dari beliau,” kata Plt. Kepala Disdagperinkop-UKM Aceh Utara, Mirza Gunawan, via pesan Whatsapp (Wa), Rabu (18/12).

portalsatu.com/ menghubungi kembali Mirza Gunawan melalui telepon pada Kamis siang (19/12), tapi tidak tersambung. Sampai Jumat, jelang siang (20/12), belum ada penjelasan dari Disdagperinkop-UKM Aceh Utara soal realisasi Retribusi Pelayanan Pasar tahun 2024.

Sebelumnya, portalsatu.com/ juga menghubungi Kabid Pajak Daerah dan Lain-Lain PAD pada Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Aceh Utara, M. Dahlan, Senin (16/12), tapi nomor telepon selulernya tidak aktif. Pertanyaan terkait realisasi PAD Aceh Utara tahun 2024, dikirim via pesan Wa dia pada Senin, sampai sekarang masih terlihat centang satu.[](nsy)