Jumat, Juli 19, 2024

Samsul Azhar Dilantik sebagai...

BANDA ACEH - Pj. Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, melantik Samsul Azhar sebagai Pj....

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...

Abu Razak Temui Kapolda,...

BANDA ACEH – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh H. Kamaruddin...
BerandaNewsDiskusi Dengan KAHMI...

Diskusi Dengan KAHMI Aceh Besar, Ini Kata Bupati Mawardi Ali

ACEH BESAR – Pemerintah Aceh Besar dan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Aceh Besar menggelar diskusi dengan tema 'Aceh Besar Kabupaten Sang Juara'. Diskusi dihadiri alumni dan Kader HMI ini berlangsung di D'Energi Café Lamsayuen Meunasyah Manyang, Aceh Besar, Minggu, 8 Maret 2020.

Bupati Aceh Besar Ir. H. Mawardi Ali menjelaskan pemerintahan kabupaten ini sangat memerlukan dukungan semua pihak untuk membangun Aceh Besar lebih maju dan bermartabat. 

“Ada enam visi kita yang menjadi fokus untuk mencapai arah pembangunan di Aceh Besar. Tentunya masih banyak kekurangan. Akan tetapi pemerintah terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat Aceh Besar,” jelas Mawardi Ali. 

Mawardi juga menjelaskan kenap Aceh Besar dijuluki 'kabupaten sang juara'. Di setiap event, Aceh Besar selalu memperoleh juara. Selain di kandang sendiri juga juara di kandang orang. Mawardi menyebut ada 165 emas dalam PORA tahun lalu. MTQ di Pidie, Aceh Besar juga menjadi sang juara di berbagai event.  

Mawardi Ali berharap kepada KAHMI Aceh Besar untuk bisa menjadi litbang pemerintahan. Mawardi mengapresiasi kegiatan diselenggarakan ini, sebagai lembaga tertua di Indonesia dengan prestasi kadernya di berbagai lini. Dia berharap, KAHMI Aceh Besar bisa terus mengawal pemerintah Aceh Besar, bila ada kritik disampaikan dengan santun, jika ada kesalahan diharapkan untuk menegur. 

“Jangan menunggu-nunggu kesalahan pemerintah. Masukan serta saran sangat kami perlukan dari semua pihak untuk sama-sama membangun Aceh Besar,” harap Mawardi Ali. 

Dalam kegiatan silahturrahmi sekaligus diskusi itu, hadir Muhibuddin Ibrahim atau Ucok, Ketua Komisi V, sekaligus Ketua KONI Aceh Besar. 

Ucok menilai, langkah semacam ini sudah sangat tepat. Ada ruang diskusi dan silahturahmi antara KAHMI Aceh bersama eksekutif dan legislatif Aceh Besar. Bila ada sesuatu lebih bagus didiskusikan, dan bila ada keberhasilan diapresiasikan, jangan malah mem-bully.  

“Kalau kerja pemerintah bagus, diapresiasi, kalau salah dikritik jangan mem-bully. Seperti ini, diskusi bersama-sama mencari solusi dan menyampaikan aspirasi seperti yang  KAHMI Aceh Besar Lakukan,” ungkap Muhibuddin. 

Ucok berharap, KAHMI Aceh Besar bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan Aceh Besar sebagai kabupaten sang juara. Dia menambahkan, ada lembaga yang terus mencurigai pemerintah dan semestinya lembaga tersebut berkontribusi untuk pembangunan Aceh Besar. 

Sementara itu, Ketua Presidium KAHMI Aceh Besar,  Aliman Selian, S.Pi., M.Si., menjelaskan KAHMI Aceh Besar akan selalu menjadi mitra pembangunan Aceh Besar.

“KAHMI Aceh Besar memiliki potensi yang beragam, misalnya, ada birokrat, politisi, pengusaha, jurnalis serta profesional di berbagai bidang. Sangat mungkin berkolaborasi untuk sama-sama memberikan yang terbaik untuk masyarakat Aceh Besar,” ungkap Aliman Selian.[](rilis)

Baca juga: