Rabu, Juli 24, 2024

Puluhan Personel Polres Aceh...

LHOKSUKON - Polres Aceh Utara melakukan tes narkoba melalui metode tes urine menggunakan...

Ini Kata Abu Razak...

BANDA ACEH – Venue atau tempat pelaksanaan pertandingan 33 cabang olahraga wilayah Aceh...

DPMPPKB Aceh Utara dan...

ACEH UTARA - Penjabat Bupati Aceh Utara diwakili Plt. Asisten I Sekda Dr....

Puluhan Siswa MTs Swasta...

SIGLI - Diduga keracunan, puluhan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta Tgk Syik Dayah...
BerandaBerita AcehDistan Pidie Salurkan...

Distan Pidie Salurkan Puluhan Traktor dan Mesin Pompa Bantuan Pusat 2024

SIGLI – Pemerintah Kabupaten Pidie menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada petani yang tersebar di 22 kecamatan. Bantuan itu berupa traktor, hand traktor dan mesin pompa air.

Penyerahan dilakukan Pj. Bupati Pidie, H. Wahyudi Adisiswanto, di kompleks Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Pidie, Senin, 8 Juli 2024. Bantuan bersumber dari Kementerian Pertanian tersebut diterima masing-masing ketua kelompok tani (poktan).

Adapun bantuan yang diberikan tahun ini terdiri dari 13 traktor empat roda, 23 mesin pompa portabel dan 30 hand traktor.

Kepala Dinas Tanpan Kabupaten Pidie, Hasballah, kepala portalsatu.com, mengatakan bantuan alsintan yang disalurkan tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian. Penyaluran dilakukan berdasarkan proposal dari kelompok tani setelah dilakukan verifikasi.

“Bantuan langsung dari pusat. Kita hanya menyerahkan barang sesuai kebutuhan kelompok tani di wilayah masing-masing. Tidak ada pungutan atau kutipan dana apapun dari kelompok tani,” jelas Hasballah di sela-sela penyaluran bantuan.

Menurut Hasballah, pihaknya dalam menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan wilayah. Misalnya, kawasan yang sumber air tersedia, diberikan traktor atau hand traktor. Sementara kawasan yang kesulitan air, dibantu pompanisasi agar dapat mengairi persawahan mereka.

Berdasarkan jenis dan jumlah sebanyak 66 unit bantuan diperuntukkan kepada 66 kelompok tani tersebar di 22 kecamatan.

“Kita berharap dengan adanya bantuan alsintan dari pemerintah, para petani dapat memanfaatkan sebaik mungkin sehingga hasil pertanian akan meningkat di masa yang akan datang,” ujar Hasbiallah.

Data diperoleh Hasballah saat ini petani sedang menanam padi musim gadu. Seekitar 15 ribu hektare sudah ditanam. Sementara 2.500 hektare lainnya sedang digarap, sehingga mendapat keluhan ada wilayah kekurangan air.[] (Zamahsari)

Baca juga: