LHOKSUKON – Ismail, 45 tahun, warga Gampong Kelile, Kecamatan Nibong, Aceh Utara mengalami luka di bagian kepala akibat sabetan parang, Kamis, 24 November 2016, sekitar pukul 22.00 WIB. Saat ini korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) di Lhokseumawe, sementara pelaku kabur usai kejadian.
Kapolsek Nibong, Ipda Faisal Saputra kepada portalsatu.com, Jumat, 25 November 2016 menyebutkan, pelaku, Maini, 30 tahun, warga Gampong Paya Terbang, Kecamatan Nibong saat ini sedang diburu.
Berdasarkan keterangan korban dan beberapa saksi mata, pelaku datang membawa sebilah parang menemui korban yang sedang duduk di balai kios di Gampong Kelile.
“Sambil berkata, 'bayarkan utang saya', pelaku mengayunkan parang ke arah korban. Melihat kejadian itu warga langsung melerai, tapi ternyata sabetan parang itu sempat mengenai kepala korban. Setelah sempat dibawa ke mantri kesehatan, korban akhirnya dirujuk ke rumah sakit. Akibat kejadian itu korban mengalami delapan jahitan di bagian kepala,” ujar Ipda Faisal.
Ipda Faisal menambahkan, menurut keterangan korban, pelaku menagih utang milik adik ipar korban, Rijal, 30 tahun, nelayan asal Sibolga, Sumatera Utara. Kala itu adik iparnya sempat meminjam uang kepada pelaku.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Pelaku yang kabur dan menghilang dari gampong sedang diburu keberadaannya,” pungkas Ipda Faisal.[]


