LHOKSUKON – H. Abdullah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di atas kasur dalam rumah toko (ruko) miliknya di Jalan Asia, Kota Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Selasa, 1 Juli 2018, sekitar pukul 09.30 WIB. Polisi menyebut dugaan sementara pedagang berusia 70 tahun itu menjadi korban pembunuhan. 

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin, melalui Kasat Reskrim Iptu Rezky Kholiddiansyah kepada portalsatu.com/, mengatakan, mulanya warga setempat, Jamaluddin, 40 tahun, saat bangun tidur sekitar pukul 05.00 WIB, melihat ada tali terikat di jendela ruko H. Abdullah.

“Sekitar pukul 09.30 WIB, Jamaluddin memanggil Sabri, 30 tahun, pedagang (keponakan korban), yang kemudian juga memanggil Ansyari, 26 tahun (adik Sabri) untuk melihat ke atas ruko korban. Setelah berhasil masuk ke ruko, Ansyari melihat H. Abdullah tergeletak di atas kasur yang ditutupi kain,” ujar Rezky. 

Kemudian, kata Rezky, Ansyari memberitahukan kepada Sabri bahwa pamannya telah meninggal dunia. Tak lama berselang, personel Polsek Tanah Jambo Aye datang mengamankan TKP. Beberapa saat kemudian, Tim Inafis Polres Aceh Utara juga tiba di lokasi. 

“Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), di lokasi kita temukan tiga buah kaca nako, kain sarung motif batik warna kuning-coklat, tali jemuran warna biru, kunci lemari, obeng, tang, martil, dan dompet warna hitam. Dari hasil olah TKP, kita duga H. Abdullah menjadi korban pembunuhan,” kata Rezky.

Rezky menyebutkan, jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Cut Meutia di Buket Rata, Lhokseumawe untuk divisum. “Korban itu pedagang ikan, namun dia punya banyak ruko yang disewakan. Korban juga tinggal di salah satu ruko miliknya. Kita masih meminta keterangan saksi di lokasi. Terkait motif dan pelaku masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.[]