Karya: Taufik Sentana*
Pintaku,
segerakan Pandemi ini berlalu.
Tapi jangan biarkan
hatiku
dan hati kami berlalu,
sebagaimana berlalunya
camar camar di atas ombak.
Tanah Kelahiran
Tanah yang basah,
basah oleh kasih,
kasih asli
dan indah,
melebihi indahnya
waktu pagi
saat jendela terbuka
dan aroma daun
menjelma doa
ke tepian hari.[]
*Peminat sosial dan budaya
Menetap di Aceh Barat. Sedang merangkumkan Antologi Indie terbaru
” Kamus Hujan”.



