LHOKSEUMAWE – Sebanyak 20 pemain sepak bola Aceh yang dipersiapkan untuk PON di Papua tahun 2021 sudah mengikuti pemusatan latihan daerah (Pelatda) selama sebulan di Lhokseumawe. Kegiatan latihan mereka dan uji coba melawan tim lain di tengah pandemi Covid-19 harus mengikuti protokol kesehatan. Hal ini menjadi tantangan bagi tim sepak bola Aceh tersebut.
Amatan portalsatu.com/, Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Aceh, Nazir Adam, turut memantau langsung latihan tim sepak bola Aceh itu di Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe, Senin, 20 Juli 2020, sore.
“Tim PON yang akan mewakili Aceh ke Papua 2021, ini sedang mengikuti Pelatda selama enam bulan atau sampai Desember 2020 mendatang. Hari ini kita mencoba mengevaluasi sejauh mana perkembangan mereka setelah satu bulan Pelatda sentralisasi yang dibimbing langsung tiga pelatih. Anak-anak ini akan terus dipantau dan dievaluasi sejauh mana perkembangan, apakah bisa mewakili terus sampai ke PON nanti, ini tergantung progres mereka,” ujar Nazir Adam.
Nazir Adam menjelaskan, sesuai informasi disampaikan pelatih, perkembangan fisik para pemain sepak bola itu sudah lebih bagus. “Belum sempurna betul, karena ini baru satu bulan. Satu-dua bulan lagi sudah kembali sempurna, karena ini latihan fisik lebih ditingkatkan. Alhamdulillah, kekompakan dan kebersamaan mereka sudah seperti keluarga, sudah bagus,” tuturnya.
Menurut dia, tim sepak bola Aceh itu hanya diizinkan libur tiga hari saat lebaran Iduladha nanti. “Terus balik lagi latihan,” ucap Nazir Adam.

Nazir Adam menyebutkan, lokasi Pelatda bulan berikutnya tergantung pelatih dan KONI Aceh. “Tapi untuk bulan kedua masih di Lhokseumawe,” kata mantan Wakil Bupati Pidie ini.
Ditanya apa kendala atau tantangan dihadapi tim sepak bola Aceh itu, Nazir Adam mengatakan, “Kita mengikuti protokol kesehatan. Sebenarnya banyak orang yang ingin menyaksikan latihan mereka ini, tapi kita tidak bisa terlalu mengekspose. Padahal, kalau banyak yang menonton, itu jadi motivasi juga bagi anak-anak ini”.
“Jadi, latihan di tengah situasi pandemi, tantangannya, ya, protokol kesehatan yang harus kita ikuti. Begitu juga dengan uji coba yang akan kita laksanakan bertahap menurut perkembangan anak-anak ini. Mungkin memilih tim (lawan) dan melihat dari mana atletnya datang juga menjadi tantangan di tengah pandemi ini,” tutur Nazir Adam.
Nazir Adam mengatakan uji coba perdana akan digelar di Lapangan PT Perta Arun Gas (PAG), Batuphat, Lhokseumawe, Kamis, 23 Juli 2020, melawan tim Galacticos Peusangan, Bireuen.[](nsy)




