Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaDor! Ibu Muda...

Dor! Ibu Muda Dibedil Sedang Gendong Anaknya

MEDAN – Indry Wahyuni, 27 tahun, dilaporkan tewas setelah sebutir timah panas menembus kepalanya, Selasa, 18 Oktober 2016. Kejadian ini menggemparkan warga Perumahan Griya Tor Ganda, Jalan Plamboyan No 21 E, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Medan, Sumut.

Dilansir JPNN.com berdasarkan keterangan warga sekitar, peristiwa penembakan bermula saat tiga orang tidak dikenal mendatangi kediaman korban dengan menumpang mobil jenis Daihatsu Terios warna silver. Saat berada di dalam rumah korban, tiba-tiba terdengar suara pertengkaran.

“Saat itu ada orang yang datang ke rumah korban, kami warga sini juga tidak mengenal siapa orang itu. Tiba-tiba saja sudah cekcok dan terdengar suara tembakan,” ungkap seorang warga di lokasi.

Indri dikabarkan menjadi korban setelah berusaha menolong suaminya, Saypul Riza, 31 tahun. Sebelum pelaku menembak Indri, suami korban dibawa tiga pria tersebut keluar rumah dengan tangan diborgol. Tiga pelaku ini disebut-sebut sebagai penagih utang.

Indri tewas setelah peluru menembus pipi kanan dekat hidung tembus ke kepala bagian belakang. Mengutip JPNN.com, pelaku yang melepaskan tembakan berperawakan kecil. Dia menggunakan pistol berwarna hitam. Sebelum menembak, pelaku sempat mengokang senjatanya. Belum lagi hilang suara tembakan, korban sudah jatuh ke parit bersama anak yang digendongnya.

Melihat itu, pelaku lainnya langsung membuka borgol Saiful. Pria ini disuruh membawa istrinya ke rumah sakit. Seketika itu juga Saiful bergegas mengangkat tubuh istrinya ke mobil Pajero mereka. Begitu Saiful melajukan mobil, para pelaku juga pergi meninggalkan lokasi kejadian. 

“Kami nggak kenal kali sama pemilik rumah. Mereka baru 3 bulan tinggal sini,” kata Nur dan Iqbal, warga sekitar.

Dibantu warga, korban kemudian diboyong ke RSU H Adam Malik bersama seluruh keluarganya. Sejauh ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan motif dari penembakan itu. Sementara jenazah korban sudah dirujuk ke RS Bhayangkara Medan.[]

Baca juga: