ACEH BESAR – Dosen ISBI Aceh berikan Pelatihan Ecoprint melalui program pengabdian masyarakat dimulai dari tanggal 14 Agustus 2023 dan berjalan selama 3 bulan di SOS Children’s Village Banda Aceh.

Informasi diperoleh portalsatu.com/ dari ketua tim pengabdian, kegiatan pelatihan ecoprint ini merupakan salah satu bentuk aktivitas tridarma yang dilakukan oleh dosen dalam sebuah perguruan tinggi.

Kegiatan pengabdian ini juga dapat terselenggara berkat dana hibah yang didapat dari pusat DRTPM yang dimenangkan oleh para dosen dalam bentuk kelompok. Adapun nama dosen yang tergabung dalam pengabdian ini adalah Saniman Andi Kafri, M. Sn sebagai Ketua, Putri Dahlia, M. Sn dan Dwindy Putri Cufara, S.Sn., M.sn sebagai anggota. Dalam kegiatan pengabdian ini juga di bantu oleh mahasisswa ISBI Aceh yang terdiri dari Program Studi Kriya Seni.

Pelatihan ecoprint ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa yang berada dalam lingkungan SOS untuk dapat menumbuhkan semangat berwirausaha melalui penciptaan produk-produk yang terbuat dari ecoprint, dalam meningkatkan prekonomian di SOS Children’s Village Banda Aceh.

Kegiatan pelatihan ini merupakan kegiatan yang mampu mengasah keterampilan para siswa yang berada dilingkungan SOS Children’s Village Banda Aceh sehingga para siswa dapat mengisi waktu luang mereka dengan kegiatan-kegiatan yang positif.

Kegiatan pengabdian ini juga dihadiri dan dibuka oleh pimpinan lembaga SOS, Rinaldi Hasan, SE. Dalam sambutannya, Rinaldi menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya kepada ISBI Aceh karena telah memilih lembaga sosial SOS dalam meningkatakan kemampuan siswa dalam membuat prodak inovatif dan membentuk kewirausahaan di lembaga SOS Children’s Village Banda Aceh.

Ketua pengabdian, Saniman Andi Kafri, M. Sn merasa beruntung dapat berbagi pengetahuan dengan para siswa yang berada di SOS Children’s Village Banda Aceh. Di mana kegiatan pengabdian tersebut merupakan salah satu bentuk aktivitas yang sangat diminati oleh para siswa. Hal itu dapat dilihat dari proses pembuatan ecoprint yang diikuti oleh siswa-siswa yang terdiri dari siswa SD, SMP dan SMA sederajat. Pada kegiatan ini juga didampingi para pembina SOS Children’s Village Banda Aceh, Rinaldi Hasan, Irwan, Reza, dan Rini.

Saniman mengatakan, pada dasarnya kegiatan pengabdian tersebut merupakan kegiatan yang sudah kita rancang jauh hari bersama teman-teman tim, dimana kegiatan ecoprin ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan prekonomian di lembaga sosial ini.

Menurut Saniman, melihat Sumber Daya Manusianya (SDM) dan Sumber Daya Alamnya (SDA) yang dimiliki oleh SOS Children’s Village Banda Aceh sangat memadai, sehingga kegiatan tersebut tepat dilaksanakan di SOS Children’s Village Banda Aceh.

Selain daripada itu, kata dia, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk trafi yang dapat membantu para anak-anak dalam melupakan masa lalunya. Selain itu semua prodak yang sudah di buat oleh anak-anak akan dihibahkan kepada lembaga untuk dijadikan sebagai contoh prodak yang sudah dibuat.

“Pada kegiatan ecoprin ini terdiri dari beberapa tahapan mulai dari tahapan persiapan alat dan bahan, pembuatan motif pada kain, proses penguncian warna pada kain dan proses pembuatan produk dan proses pemasaranya melalui Website dan media online. Dalam kegiatan ini melibatkan 30 orang siswa yang terdiri dari siswa SD, SMP dan SMA, siswa ini sudah dipilih oleh SOS sehingga dalam pelaksanaanya mudah untuk diarahkan,” tegasnya.

Kegiatan pengabdian tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan dalam memperkenalkan bagian dari seni rupa kepada siswa-siswa, disamping itu juga guna meningkatkan keterampilan siswa dalam melahirkan karya-karya yang memiliki nilai jual dan melatih siswa dalam berwirausaha.[]Rilis