Rabu, Juli 24, 2024

Puluhan Personel Polres Aceh...

LHOKSUKON - Polres Aceh Utara melakukan tes narkoba melalui metode tes urine menggunakan...

Ini Kata Abu Razak...

BANDA ACEH – Venue atau tempat pelaksanaan pertandingan 33 cabang olahraga wilayah Aceh...

DPMPPKB Aceh Utara dan...

ACEH UTARA - Penjabat Bupati Aceh Utara diwakili Plt. Asisten I Sekda Dr....

Puluhan Siswa MTs Swasta...

SIGLI - Diduga keracunan, puluhan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Swasta Tgk Syik Dayah...
BerandaDPRA Minta Kapolri...

DPRA Minta Kapolri Copot Kapolresta Banda Aceh

BANDA ACEH – Anggota DPR Aceh (DPRA), Nurzahri, mengatakan Ketua Komisi I, Azhari Cage, dipukul oleh oknum polisi secara sporadis. Azhari Cage diduga menjadi korban pemukulan saat demo ricuh di depan Gedung DPRA, Banda Aceh, 15 Agustus 2019.

“Anggota DPR Aceh dipukul secara sporadis dan ini bukan dilakukan oleh satu orang oknum, video yang beredar ada beberapa oknum polisi yang melakukan,” kata Nurzahri dalam konferensi pers di Gedung DPRA, Jumat, 16 Agustus 2019.

Menurut Nurzahri, pemukulan tersebut dilakukan beberapa oknum polisi secara sengaja. Itu sebabnya, dia meminta Kapolri dan Kapolda Aceh mengevaluasi Kapolresta Banda Aceh Kombes Trisno Riyanto.

“Kami meminta kalau bisa Kapolrestanya dicopot,” jelasnya.

Nurzahri mengungkapkan, pernyataan Kapolresta yang menyebut tidak ada pemukulan merupakan upaya melindungi bawahannya yang melanggar prosedur.

“Kami meminta Kapolri, Kapolda Aceh mencopot Kombes Trisno supaya kejadian ini tidak terulang,” ujar Nurzahri.

Seperti diketahui, Ketua Komisi I DPRA, Azhari Cage diduga menjadi korban pemukulan sejumlah oknum polisi saat demo menuntut realisasi isi perjanjian damai berakhir ricuh.

“Saya dipukul oleh oknum polisi yang jumlahnya sekitar 10 orang saat saya meminta mahasiswa yang berdemo agar jangan dipukul. Waktu itu, mahasiswa sedang dikejar polisi,” kata Azhari cage saat ditemui usai membuat laporan ke Mapolda Aceh, Kamis (15/8) malam.

Laporan tersebut bernomor LP/136/VIII/Yan.2.5./2019/SPKT. Azhari juga sudah menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara.

Saya memar dibahu, rusuk. Tadi saya juga dipukul di kepala,” ungkap Azhari Cage.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Trisno Riyanto membantah anggotanya melakukan pemukulan terhadap Ketua Komisi I DPRA, Azhari Cage, saat demo berakhir ricuh. Menurutnya, dalam aksi tersebut sempat terjadi dorong mendorong.

“Kalau dipukul, saya bilang tidak ada dipukul, karena kita kan mengamankan kegiatan unjuk rasa,” kata Trisno saat dimintai konfirmasi, Jumat (16/8).

Reporter: Agus Setyadi.[]Sumber: detik.com

Baca juga: