BANDA ACEH – Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara melakukan studi banding ke Banda Aceh. Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Suharsono, diterima Asisten Administrasi Umum, M Nurdin, di Balaikota, Senin, 19 Februari 2018.

Suharsono yang didampingi sembilan anggota Komisi B DPRD Batu Bara mengungkapkan, kedatangan pihaknya dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batu Bara, terutama dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan-Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Selain itu, kabupaten tamu dari Sumatera Utara tersebut juga ingin mempelajari pengelolaan Perusahaan Daerah yang kemudian juga mampu menghasilkan PAD.

“Batu Bara baru berumur 10 tahun setelah mekar dari Asahan. Kami baru mampu mengumpulkan PAD Rp70 M, tentu kami perlu belajar dari Banda Aceh yang sudah berhasil mengumpulkan PAD hingga Rp274 M dalam setahun,” ujar Suharsono.

Sektor pengelolaan PBB dan BPHTB kata Suharsono, merupakan sektor yang ingin dipelajari lebih detail. Suharsono dan rombongan menilai Kota Banda Aceh sudah berhasil melakukan pengelolaan di sektor ini hingga mampu mengumpulkan PAD untuk membangun sejumlah infrastruktur untuk fasilitas publik.

Sementara itu, M Nurdin menyambut baik kedatangan tamu dari Batu Bara. Secara umum, Asisten Administrasi Umum Setdakota Banda Aceh ini menyampaikan strategi dan langkah-lagkah konkret yang dilakukan Pemko Banda Aceh dalam meningkatkan PAD.

“Pemko telah memiliki unit khusus, yakni UPTD PBB dan BPHTB. Alhamdulillah mereka selalu mampu menjalankan tugas sesuai target realistis yang ditentukan setiap tahunnya,” ujar Nurdin.

Dalam menjalankan tugas, Nurdin juga menyampaikan bahwa UPTD juga menemukan sejumlah kendala di lapangan. Namun dengan terus melakukan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat, tugas yang dilakukan menjadi lebih mudah.

“Sosialisasi terus menerus kita lakukan, dan juga memberikan pemahaman di mana PBB dan BPHTB yang dibayar, peruntukannya juga infrastruktur dan fasilitas publik lainnnya. Masyarakat juga yang akan menikmatinya,” kata Nurdin.

Turut mendampingi Nurdin, Dirut PDAM Tirta Daroy, T Novizal Aiyub, Kabag Adm Perekonomian Setdakota, Muhammad Ridha dan Kepala UPTB PBB-P dan BPHTB, Wahyudi.