LHOKSUKON – Kalangan DPRK Aceh Utara menemui masyarakat di lokasi lahan sengketa sungai mati Gampong Blang, Kecamatan Lhoksukon, Selasa, 24 Mei 2016 sore. Dewan berjanji akan membantu mencarikan jalan keluar dan meminta masyarakat untuk bersabar.

Amatan portalsatu.com di lokasi, terlihat Ketua DPRK Aceh Utara, Ismail A Jalil alias Ayah Wa yang didampingi Ketua Komisi D, Syamsuddin YS.

Ketua Asosiasi Geuchik Aceh Utara (ASGARA) Kecamatan Lhoksukon, Sulaiman yang akrab disapa Nyakman menyebutkan, pihaknya tidak masalah jika persoalan tersebut dibawa ke ranah hukum. Namun harus dijelaskan dulu perihal tapal batal, setelah itu barulah diproses terkait pengrusakan empat batang pohon sawit yang dilakukan masyarakat.

“Saya harap Ketua DPRK Aceh Utara yang hari ini telah turun ke lokasi dapat membantu menyelesaikan persoalan ini sehingga konflik antara pihak pengusaha dan masyarakat Gampong Blang tidak berlanjut alias selesai,” ujarnya.

Geuchik Gampong Blang, Iskandar, mengaku sudah meminta kepolisian untuk memberi police line di lokasi sengketa. Namun hingga kini tim penyelesaian perkara tersebut belum memberi police line.

“Dengan diberi police line, maka masalah ini dapat segera diselesaikan. Karena tidak ada lagi aktivitas di lokasi, baik dari masyarakat maupun pihak yang bersangkutan. Setidaknya hingga persoalan ini menemukan titik temu,” katanya.

Menanggapi keluhan masyarakat Gampong Blang, Ketua DPRK Aceh Utara Ismail A Jalil alias Ayah Wa meminta waktu. “Saya harap geuchik dan masyarakat bisa bersabar. Kami akan membantu mencarikan solusi dan berkoordinasi dengan dinas terkait,” katanya.

Dia mengakui DPRK Aceh Utara baru ke lapangan, karena baru mengetahui adanya kasus ini lima hari lalu. 

“Setelah melihat duduk persoalannya, kami minta masyarakat bersabar. Nanti kami akan panggil dinas terkait dan BPN Aceh Utara untuk mengukur lahan tersebut. Terkait dua warga yang telah ditetapkan sebagai tersangka, nanti kami akan jumpai Kapolres Aceh Utara dan meminta persoalan ini agar diselesaikan baik-baik,” katanya.[](bna)