Dr. Z, panggilan akrabnya Zulfan, anggota muda Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Kota Banda Aceh ini terpanggil hati nuraninya untuk mengabdikan diri sebagai dokter sukarelawan nasional di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta.

Suasana haru tadi siang tampak terlihat saat melepas dr. Zulfan oleh ketua IDI kota dr. Isra Firmansyah, Sp.A, PhD, bersama sejumlah pengurus harian di markas besar IDI Banda Aceh di kawasan Lamdingin. Tampak beberapa pengurus turut mengantarkan dr. Z ke bandara Sultan Iskandar Mudadi Blang Bintang, sekira pukul 15.00 tadi siang, Senin, 20 April, 2020.

Kasus pasien yang terinfeksi virus corona terus meningkat. Sebagai antisipasi pemerintah bertindak cepat mendirikan RS darurat di Wisma atlet kawasan Kemayoran Jakarta. Semua elemen dilibatkan dalam pendirian RS tersebut yaitu instansi kemenkes, BUMN, TNI/Polri dan ribuan relawan medis serta non medis dari seluruh provinsi di Indonesia. Saat ini sudah ada dua tower di wisma atlet yang digunakan menjadi RS darurat covid-19, dengan kapasitas daya tampung lebih 3000 pasien.

Rumah sakit darurat ini berbeda dengan RS lain, karena menerapkan sistim layanan safe handling dengan sistim video call. Kemudian menerapkan self karantina, pembatasan kontak dengan petugas dan kesiap siagaan untuk merujuk ke rumah sakit rujukan nasional bila dibutuhkan.

Saat ini, dr. Zufan adalah satu-satunya dokter dari Banda Aceh yang terdata sebagai sukarelawan medis yang akan berjuang bersama tim medis lainnya di RS Darurat Covid-19 Jakarta. Niat tulus mengabdikan jiwa raga untuk berjuang melawan covid-19.

Selamat bertugas dokter Zulfan. “Berjuang demi raga yang lain”. Doa kami menyertaimu, semoga Allah berikan kesehatan dan keselamatan melaksanakan tugas mulia ini…[]

Penulis dr. T. Yusriadi, SpBA
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Kota Banda Aceh.