BLANGKEJEREN – Longsor sepanjang 30 meter yang terjadi di daerah Pulo Gelime, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, sudah berhasil ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Jalan lintas kabupaten yang sempat lumpuh total selama dua hari dua malam itu kembali bisa dilintasi kendaraan setelah dua alat berat dikerahkan membersihkan badan jalan.

Amin Tujung, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Gayo Lues, Selasa, 5 Januari 2021 sore, mengatakan, arus kendaraan menuju Tripe Jaya dan sebaliknya sudah normal, karena badan jalan yang sebelumnya berlumpur telah ditimbun dengan pasir.

“Sebenarnya tadi pagi jalan menuju Tripe Jaya sudah bisa dilintasi kendaraan roda empat, tapi jalannya masih licin dan belum ditimbun pasir, dan sore ini semuanya sudah selesai ya, arus transportasi sudah lancar lagi seperti sebelumnya,” katanya melalui pesan WhatsApp saat ditanya apakah jalan menuju Tripe Jaya sudah bisa dilintasi kendaraan.

Menurut Amin Tujung, jika curah hujan masih tinggi di seputaran Kecamatan Tripe Jaya, badan jalan di daerah itu masih berpeluang mengalami longsor. Sebab, tanah gunung di kawasan itu sangat labil, memiliki mata air, dan mudah turun ketika air sudah menyatu dengan tanah.

“Bagi masyarakat Kecamatan Tripe Jaya atau orang yang hendak menuju Tripe Jaya, sebaiknya menghindari jalan malam ketika terjadi hujan, tanah longsor tidak bisa kita prediksi. Jadi sebaiknya kita tetap waspada menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, berpergianlah siang hari atau malam ketika tidak hujan,” jelasnya.

Bagi warga Gayo Lues yang hendak mengunjungi wisata Kolam Biru dan Air Terjun Rerebe, mulai besok/Rabu, sudah bisa dikunjungi lagi. Arus transportasi dari Gayo Lues menuju Kolam Biru Tripe Jaya atau sebaliknya sudah aman untuk dilintasi.[]