LHOKSUKON — Dua anak-anak yang masih pelajar terkena ledakan proyektil peluru kaliber 5.56 akibat penggalaknya dipukul dengan martil. Peristiwa itu terjadi di Gampong Keudee Paya Bakong, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, Rabu, 26 Februari 2020.
Kedua korban tersebut yakni Muhammad (8) asal Gampong Keude Paya Bakong, yang mengalami luka sobek di bagian jari telunjuk dan jempol. Kemudian, Abdal (11) Gampong Keudee Paya Bakong, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, korban mengalami luka goresan akibat serpihan mesiu di bagian kulit mata sebelah kiri.
Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Paya Bakong, Iptu Pujianto, Kamis, 27 Februari 2020 mengatakan, kejadian itu tepatnya di depan pagar Muspika Paya Bakong.
Pujianto menjelaskan, salah seorang korban bernama Abdal tersebut menemukan peluru senjata laras panjang yang diduga jenis M-16 (cal. 5.56) di seputaran Gampong Keudee Paya Bakong, dengan tujuan ingin mengambil ujung proyektilnya untuk dijadikan mainan kalung.
Kemudian, ia mengajak temannya yaitu Muhammad untuk membuka proyektil tersebut dengan cara dipegang oleh korban (Muhammad), dan Abdal memukul bagian belakang peluru tersebut dengan menggunakan martil kecil.
“Maka terjadilah ledakan sehingga keduanya terluka dan korban dilarikan ke Puskesmas Paya Bakong untuk dirawat. Sedangkan jari telunjuk dan jari jempol Muhammad terluka parah, akhirnya korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM) Aceh Utara yang berada di Lhokseumawe untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ujar Pujianto.[**]


