LHOKSUKON – Dua bocah perempuan sempat terseret arus laut saat berenang di kawasan pantai wisata Gampong Ulee Rubek, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Sabtu, 7 Juni 2025, sore.
Insiden itu terjadi bertepatan dengan hari libur Iduladha 1446 Hijriah, di lokasi pantai tengah dipadati para pengunjung.
Korban bernama Ainasya Azahra (10), warga Gampong Pante Gaki Bale, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, dan Kaisya (9), warga Gampong Alue Rambong, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara.
Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, melalui Kasi Humas AKP Bambang, dalam keterangannya, menjelaskan kedua korban saat itu sedang berenang di laut dan terpisah dari pengawasan keluarga. Tanpa disadari, keduanya bermain terlalu jauh ke tengah laut dan mendekati ombak besar. Saat air laut mulai pasang, mereka terseret arus hingga sempat tenggelam.
Menurut Bambang, ketika kejadian tersebut, nenek dari salah satu korban segera meminta pertolongan kepada warga sekitar. Dua orang nelayan setempat yang berada di lokasi dengan sigap berenang ke laut dan berhasil mengevakuasi kedua korban ke daratan. Setelah berhasil diselamatkan, keduanya langsung dibawa ke Puskesmas Seunuddon untuk mendapatkan penanganan medis. Tiba di puskesmas, kedua korban dalam keadaan sadar.
“Atas permintaan keluarga, mereka kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara yang berada di Lhokseumawe untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut, dengan menggunakan mobil ambulans milik puskesmas,” kata Bambang.
Pihak Polres Aceh Utara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat mengunjungi kawasan pantai wisata pada musim libur. Para orang tua untuk mendampingi anak-anak saat bermain di pantai, jangan sampai lengah dalam mengawasi terutama disaat kondisi air laut mulai pasang dan ombak membesar. Keselamatan pengunjung adalah prioritas.
“Pentingnya memerhatikan faktor keselamatan dengan tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai. Kesigapan masyarakat dalam merespons kejadian ini juga diapresiasi sebagai bentuk kepedulian. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak akan perlunya kewaspadaan dalam memanfaatkan waktu libur, khususnya di lokasi wisata alam seperti pantai yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan,” ujar Bambang.[]




