LHOKSUKON – Dua rumah warga di Kecamatan Paya Bakong dan Kecamatan Tanah Pasir, dibedah untuk diperbaiki oleh Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Aceh Utara, Sabtu 10 Desember 2016. Diupayakan pengerjaan kedua rumah tersebut rampung hari ini.
Masing-masing rumah milik Suryadi, 45 tahun, tiga anak, di Gampong Keude Paya Bakong, dan rumah Asiyah, 50 tahun, janda dhuafa empat anak di Gampong Prie, Kecamatan Tanah Pasir.
“Rumah kedua penerima manfaat itu sangat tidak layak huni. Kami harap program bedah rumah ini dapat mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Aceh Utara. Di sini kami juga mendorong pemerintah Aceh, mulai dari provinsi hingga daerah, serta para donatur untuk ikut membantu menyelesaikan rumah yang akan dibedah,” kata Wakil Ketua I IPSM Aceh Utara, Tgk Abdul Halim, kepada portalsatu.com.
Besok (Minggu), lanjutnya, akan kembali dibedah rumah milik Syahrul, 54 tahun, warga Gampong Dakuta, Kecamatan Muara Batu, dan rumah milik Saiful Anwar, 39 tahun, empat anak, di Gampong Sangkelan, Kecamatan Bandar Baru.
Berdasarkan data yang diperoleh IPSM Aceh Utara, terdapat 6.000 unit rumah yang butuh rehab di Aceh Utara. Program bedah rumah itu terlaksana berkat kerjasama IPSM dan Pemkab Aceh Utara dengan dana Rp 15 juta per unit rumah.
“Semoga pada tahun 2017 mendatang dapat terealisasi 1.000 unit rumah yang dibedah. Proses pengerjaan bedah rumah ini dilakukan anggota IPSM,” jelas Abdul Halim, didampingi Sekjen IPSM, Muktaruddin.
Turut hadir di lokasi bedah rumah, anggota DPR-RI asal Aceh, Tgk Khaidir, Dinas Sosial Aceh Utara, dan Dewan Pertimbangan IPSM Aceh Utara.[]



