BANDA ACEH – Ketua DPR Aceh Teungku Muharuddin, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua ulama kharismatik Aceh yaitu Abon Seulimuem dan Abuya Djamaluddin Waly.
Politisi muda dari Partai Aceh ini mengatakan, meninggalnya dua ulama kharismatik Aceh ini menjadi luka mendalam bagi seluruh rakyat Aceh.
“Kita telah kehilangan dua tokoh besar dan menjadi duka mendalam bagi seluruh warga Aceh,” ujar Teungku Muharuddin, Jumat, 22 Juli 2016.
Kedua ulama tersebut menurutnya bagaikan lentera yang menerangi umat dari kegelapan.
“Dengan berpulangnya ke rahmatullah dua guru kita ini diibaratkan rakyat Aceh telah kehilangan dua lentera yang selama ini menerangi kita dari segala kegelapan. Beliau (Abon Seulimuem dan Abuya Djamaluddin Waly-red) merupakan guru spiritual rakyat Aceh,” ujarnya lagi.
Teungku Muhar juga mengajak kepada seluruh masyarakat Aceh untuk dapat menyumbangkan doa, samadiyah dan zikir kepada kedua almarhum. Menurutnya, peran dan kontribusi serta keikhlasan kedua ulama Aceh ini sangatlah besar dalam menegakkan dinul Islam di bumi Serambi Mekkah.
“Keikhlasan dan suri tauladan kedua ulama besar sangatlah besar terhadap penerapan dinul Islam secara kaffah. Untuk itu mari kita semua meluangkan waktu untuk dapat menyumbangkan doa, samadiah serta zikir kepada almarhum,” ujarnya.[](ihn)



