Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaDyah Erti Idawati...

Dyah Erti Idawati Ajak Anak Putus Sekolah Buka Lapangan Kerja

BANDA ACEH — Istri Wakil Gubernur Aceh Dr Dyah Erti Idawati mengatakan, minat pencari kerja dewasa ini sangat besar khususnya yang menyasar sektor pemerintahan. Namun serapan untuk tenaga kerja pertahunnya sangat rendah, sementara jumlah sarjana strata satu sudah melampaui batas sehingga tidak tertampung.

“Sekarang ini S-1 sudah diarahkan untuk bisa menciptakan lapangan kerja,” kata Dyah Erti Idawati saat mengunjungi 30 anak putus sekolah yang sedang dilatih keterampilan menjahit dan bordir yang digelar Panti Rumoh Seujahtra Jroh Naguna Dinas Sosial Aceh, Lampineung, Banda Aceh, Senin, 23 Oktober 2017.

Itu sebabnya, pada pemerintahan Irwandi-Nova ini, siapa pun yang berhasil membuka lapangan kerja akan diberi fasilitas.

“Jadi itu semua diawali dengan program pelatihan untuk nantinya bisa mandiri dan membuka lapangan kerja. Maka dari itu, perserta pelatihan nanti kalau kembali ke kampung masing-masing supaya bisa menjadi pilot membuka lapangan kerja ini,” kata Ida.

Ida juga meminta agar 30 peserta pelatihan ini betul-betul bekerja dan mendapat penghasilan, karena dengan begitu akan keluar dari kemiskinan.

“Tidak perlu muluk-muluk dulu, cukup menjamin 30 orang peserta ini berkerja perempuan membuka usaha sendiri, dan ada 30 perserta dari laki-laki. Nanti bila sudah ada hasil, maka sudah keluar dari kemiskinan. Ini baru satu sektor, belum sektor yang lain,” katanya.

Saat ini ujarnya, pemerintahan Irwandi-Nova sangat optimis angka kemiskinan dan pengangguran di Aceh bisa terus berkurang. Dari angka 17%, targetnya setiap tahun bisa berkurang 1 persen, sehingga selama lima tahun terus berkurang hingga 5 persen.

Pada kegiatan itu turut hadir Kepala UPTD Rumoh Seujahtra Jroh Naguna yang membidangi Pembinaan Remaja Putus Sekolah Drs Syaifullah, Ketua PKK Dinas Sosial Aceh Malawani, dan istri Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Aceh, Rida Ibda.[]

Baca juga: