JANTHO – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Baitussalam Aceh Besar mengadakan kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Penanggungalan Kekerasan Seksual (PPKS) serta upaya menangani perilaku remaja masa kini.
Kegiatan yang mengambil tempat di halaman dan mushala sekolah ini dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok orang tua/wali siswa dan kelompok satu lagi adalah siswa dan siswi SMPN I Baitussalam mulai dari kelas VII sampai dengan kelas IX.
Pada kegiatan ini pihak sekolah mengundang tim satuan tugas (Satgas) PPKS (Penanggulangan dan Pencegahan Kekerasa Seksual) dari Universitas Syiah Kuala. Turut hadir dalam acara tersebut adalah Dr. Zahratul Adami, SH., M.Hum selaku Ketua Satgas PPKS USK, Zikriah, S.Pd., M.Ed, serta Hetti Zuliani, S.Pd., M.Pd selaku Profesional Konselor dalam tim tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala SMPN I Baitussalam Roslina, S.Pd mengatakan bahwa, kegiatan tersebut sudah lama ingin dilaksanakan pihaknya, tetapi karena satu dan lain hal seperti ketersediaan tempat, cuaca dan juga kesibukan sekolah, maka baru bisa dilakukan sekarang.
“Ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab sekolah dan juga orang tua terhadap masa depan siswa-siswa SMPN I Baitussalam,” imbuhnya, di Baitussalam, Aceh Besar, Selasa, 22 Oktober 2024.
Hetti Zuliani sebagai narasumber pada kegiatan ini yang juga merupakan Dosen Prodi Pendidikan Bimbingan Konseling pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala mengatakan bahwa penting memperhatikan fasiltas yang diberikan orang tua kepada anaknya, termasuk kenderaan dan juga HP atau handphone.
“Anak harus dikawal saat memegang HP, jangan biarkan anak sendiri dalam kamarnya bersama HP. Namun, mereka harus terus dipantau. Ada baiknya di ruang yang orang tua dapat melihat anak sedang melihat apa. “ini adalah kewajiban orang tua. Terutama ayah. Dalam Al-Qur’an ayah lebih banyak disebut sebagai orang yang paling bertanggung jawab dalam mendidik anak. Peran ayah di sini cukup penting. Demikian pula sang Ibu,” katanya.
Salah satu orang tua siswa mengatakan merasa bersyukur dan sangat beruntung mendapat materi penting ini. Menurutnya banyak hal baru yang didapat pada kegiatan ini. Beliau berharap ke depannya sekolah dapat lebih sering mengadakan hal serupa dan mengundang orang tua dengan materi parenting yang lain.
Di akhir sambutan penutupnya, Roslina berharap kepada orang tua untuk menerapkan apa-apa yang sudah disampaikan oleh pemateri dan Insyaallah akan mengupayakan mengadakan lagi kegiatan serupa yang lebih materi yang lebih mendalam.
“Kami berharap akan lebih banyak orang tua yang hadir untuk mendapat pencerahan dalam hal mendidik dan mendampingi anak-anak remaja kita,” katanya.[]Rilis





