ISTANBUL – First lady Turki Emine Erdogan menjelaskan penderitaan umat Muslim Rohingya Myanmar kepada rekan-rekannya dalam sebuah pertemuan antara istri-istri pemimpin utama NATO selama KTT yang diadakan di Brussels minggu ini.

Menemani suaminya Presiden Recep Tayyip Erdogan di KTT NATO, Emine Erdogan melakukan kunjungan ke Museum Kerajaan untuk Afrika Tengah di Tervuren.

Erdogan mengambil kesempatan untuk terlibat dalam percakapan langsung dengan rekan-rekan NATO. Berbicara tentang kunjungannya ke Myanmar pada 2017, Emine menarik perhatian mengenai penderitaan Muslim Rohingya. Dia mengatakan bahwa Turki telah merawat orang yang tertindas seperti Muslim Rohingya melalui kedua lembaga pemerintah dan dengan organisasi nonpemerintah.

KTT NATO, yang diadakan 11-12 Juli di Brussels, Belgia, adalah pertemuan puncak internasional pertama Presiden Erdogan sejak terpilih kembali untuk masa lima tahun mendatang melalui Pemilu Turki 24 Juni.[]Sumber: tukinesia dari Daily Sabah