BIREUEN – Enam mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen menyelesaikan program pengabdian praktek Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) selama lima bulan di tiga provinsi di Thailand Selatan.
Umuslim mengirimkan tujuh mahasiswanya untuk KKM ke negara di kawasan Asia Tenggara tersebut, namun satu mahasiswa telah kembali sejak dua bulan lalu karena orang tuanya meninggal dunia.
Kepulangan enam mahasiswa tersebut disambut Rektor Umuslim Dr. H. Amiruddin Idris, dan sejumlah dosen di Ruang Rapat Ampon Chiek Peusangan Kampus Umuslim, Sabtu, 25 Maret 2017.
“Alhmadulillah menurut penilaian tim, selama mereka melakukan pengabdian selama lima bulan di salah satu negara Asean tersebut, mereka dianggap sukses melakukan pengabdian, menjadi guru mengajar berbagai ilmu termasuk budaya dan adat istiadat di sejumlah lembaga pendidikan dan pesantren yang ada di 3 provinsi di Thailand Selatan,” kata Amiruddin melalui siaran pers, Minggu, 26 Maret 2017.
Lembaga pendidikan di Thailand Selatan itu kata Amiruddin meminta Umuslim agar bisa mengirimkan kembali mahasiswa-mahasiswanya untuk tahap kedua pada Mei mendatang.
Ia menjelaskan, misi pengiriman mahasiswa ke Thailand dalam rangka mengikuti salah satu program yang dilaksanakan Kemenristek Dikti melalui Kopertis wilayah XIII, untuk meningkatkan kerjasama internasional perguruan tinggi di Indonesia dengan beberapa lembaga pendidikan yang ada di Thailand.
“Syukur alhamdulillah tahap awal ini, mahasiswa kita telah sukses membawa misi pendidikan ini dan sudah kembali dan akan mengikuti perkuliahan di kampus Umuslim seperti biasa,” katanya.
Kepulangan lima mahasiswa tersebut dijemput langsung Ketua Badan Pelaksana KKM Umuslim Drs. Syarkawi.[]


