Jumat, Juli 19, 2024

Inilah Struktur Lengkap Kepengurusan...

BANDA ACEH - Ketua Umum Majelis Syuriah Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh...

Samsul Azhar Dilantik sebagai...

BANDA ACEH - Pj. Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, melantik Samsul Azhar sebagai Pj....

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...
BerandaErdogan Peringatkan NATO

Erdogan Peringatkan NATO

ISTANBUL – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan Ankara mengharapkan aliansinya, NATO, untuk berupaya lebih keras menghadapi perkembangan keamanan yang mengganggu Turki.

“Krisis pengungsi dan gerakan migrasi mempengaruhi seluruh dunia. Serangan –serangan cyber, epidemi, dan ketidakstabilan regional mencerminkan adanya negara-negara yang terisolasi secara geografis,” kata Erdogan kepada wartawan di Istanbul Ataturk Airport sebelum berangkat ke pertemuan puncak NATO di Polandia, Kamis 7 Juli 2016.

“Sifat dari konsep ancaman keamanan sedang mengalami perubahan drastis. Selama proses ini, NATO perlu lebih aktif dan update sendiri dalam menghadapi ancaman baru,” kata Erdogan.

Dia menambahkan, “Kami berharap NATO untuk menunjukkan lebih banyak usaha dalam menghadapi perkembangan yang berdampak negatif terhadap keamanan Turki.”

Presiden mengatakan pada KTT dua hari di Warsawa, para pemimpin akan membahas penguatan pertahanan dan perbaikan struktur NATO.

Dia mengatakan bahwa KTT ini berlangsung pada waktu yang sangat kritis, beberapa hari setelah organisasi teroris Daesh menewaskan ratusan orang di Istanbul, Baghdad, dan Madinah.

“Seperti yang kita lihat, keamanan internasional menjadi lebih rapuh,” katanya.

Erdogan mengatakan bahwa terror bom tersebut ini bukan masalah lokal yang hanya mempengaruhi beberapa negara Timur Tengah dan Afrika Utara. “Sebaliknya, itu akan memperngaruhi semua wilayah dan semua negara, ini masalah dimensi global,” kata Erdogan.

Dia mengatakan bahwa serangan terbaru yang dilakukan di Perancis, Belgia, Tunisia, dan AS menunjukkan bahwa semua negara tidak bisa menghindari ancaman terror itu.

Berbicara di Warsawa, Kamis, pada konferensi pers bersama dengan Presiden Polandia Andrzej Duda, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan, dunia berada dalam keadaan yang lebih berbahaya daripada hanya beberapa tahun yang lalu.

“Dan NATO merespon dengan cepat dan tekad keras. Dan respon ukuran NATO kali ini telah tiga kali lipat lebih baik.

“Jumat dan Sabtu kami akan mengambil langkah besar dan baru untuk lebih memodernisasi pertahanan kolektif kami dalam usaha pencegahan gangguan dan memproyeksikan stabilitas di luar perbatasan kita,” kata Stoltenberg.[]Sumber:ANADOLU AGENCY

Baca juga: