LHOKSEUMAWE Wakil Ketua Komite I DPD RI asal Aceh, Fachrul Razi MIP, mengatakan kebangkitan Aceh harus dimulai dari generasi muda.
Dan mahasiswa merupakan generasi intelektual yang secara akademis maupun secara keilmuan mereka sangat menguasai bidang-bidang pendidikan yang hari ini menjadi kebanggaan Aceh.
Senator asal Aceh ini, juga memberikan apresiasi dan motivasi kepada generasi muda mahasiswa hari ini yang memang berbeda dengan sejarah di masa ia kuliah.
Akan tetapi yang sangat ia harapkan adalah, mahasiswa jangan pernah diam ketika melihat ketertinggalan dan kemiskinan di mana-mana. Mahasiswa harus bergerak menjadi aktor utama terhadap pembangunan di Aceh dan itu adalah kuncinya.
Lebih lanjut ia berharap Pemerintah Aceh harus memiliki terobosan berani mengalokasikan satu triiliun untuk beasiswa seluruh Aceh. Kalau dana Rp1 triliun dialokasikan untuk beasiswa, dia yakin banyak sekali potensi-potensi generasi muda yang akan bangkit melalui beasiswa itu.
Kita punya dana Aceh melalui Otsus yang sangat luar biasa sekali. Yang harus diperjuangkan adalah Pemerintah Aceh harus mengalokasikan dana pendidikan itu lebih dari 20 persen, dan itu berbeda dengan provinsi lainnya, harapnya, Jumat (15/1).
Kemudian, tambahnya, jangan pernah mempersulit administrasi maupun syarat-syarat yang diberikan kepada anak-anak pendidikan terhadap beasiswa yang diajukan terlalu ribet, terlalu rumit dan terlalu banyak syarat-syaratnya.
Sehingga banyak sekali mahasiswa kita yang seharusnya layak untuk dapat beasiswa tapi akhirnya tidak mendapatkan beasiswa karena persyaratannya sangat sulit, ucapnya.
Ia berpesan, kalau mau investasi Aceh ke depan, investasilah di bidang Pendidikan dan berikanlah beasiswa sebanyak-banyaknya buat generasi muda Aceh yang ada diseluruh kampus di Aceh.
Berkaitan dengan hal ini, kemarin, Kamis (14/1), dirinya memberikan beasiswa kepada sepuluh mahasiswa yang memiliki IP tinggi untuk satu semester ke depan.
Pemberian beasiswa itu diberikan saat ia menjadi pemateri pada acara Seminar Leadership Aceh Gerakan Entrepreneur Muda Intelektual Aceh Gemilang, bertema Membentuk Generasi Aceh Gemilang Menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN di Era Global di Auditorium kampus Politeknik Negeri Lhokseumawe.
Seminar itu diikuti oleh seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan OSIS Kota Lhokseumawe, dan bekerjasama BEM Politeknik Negeri Lhokseumawe dengan Pusat Analisis Kajian dan Advokasi Rakyat (PAKAR) Aceh.[] sumber: waspada.co.id




