SUBULUSSALAM – Wakil Ketua DPR Kota Subulussalam, Fajri Munthe mengatakan siap mengawal proses verifikasi data lahan masyarakat Kampung Muara Batu-Batu, Sibungke dan Tualang, Kecamatan Runding yang sedang bersengketa dengan PT MSSB dan PT ASN.
“Kami dari DPRK siap mendampingi tim turun ke lapangan supaya masalah ini bisa segera selesai, dan lahan wraga bisa dikembalikan. Sudah cukup rakyat kita tertindas, masalah ini harus segara dituntaskan,” kata politisi Partai Golkar ini usai pertemuan di ruangan Sekda Subulussalam, Rabu, 2 November 2016.
Fajri mengatakan rapat gelar tim verifikasi hari ini dihadiri kedua belah pihak yakni warga tiga desa dan perwakilan dari perusahaan. Hasilnya sudah disepakati bahwa tim akan melakukan verifikasi terhadap surat-surat kepemilikan lahan baik dari masyarakat maupun perusahaan.
“Kalau keputusan ini sudah kita sepakati bersama, ini yang kita pegang. Jangan ada lagi muncul kesepakatan lain lagi. Supaya perusahaan bisa nyaman bekerja dan masyarakat tidak tertindas,” kata Fajri.
Ia mengatakan sengketa lahan ini masalah lama tak kunjung selesai. Seperti laporan Camat Runding Irwan Faisal bahwa pihak perusahaan kerap melakukan pergantian manager ketika sudah ada kesepakatan bersama.
“Dari tahun ke tahun kita sudah lelah membahas masalah ini saja, mulai dari camat Abdul Malik hingga camat sekarang urusan ini tidak kunjung selesai. Dengan telah terbentuk tim verifikasi lahan, kita harapkan masalah ini bisa cepat selesai, ” katanya.[]
Laporan Sudirman



