LHOKSEUMAWE – Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan Universitas Malikussaleh (Unimal) masing-masing meraih juara 1 dan 2 Kompetisi Mout Court (Peradilan Semu) se-Aceh yang digelar Kejaksaan Negeri Lhokseumawe dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-60.
Kompetisi Peradilan Semu tersebut diikuti kampus-kampus berada di Aceh. Pengumuman juaranya dilakukan di Kejari Lhokseumawe setelah upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-60, Rabu, 22 Juli 2020.
Dalam kompetisi itu, Tim Fakultas Hukum Unimal mengangkat kasus tentang kealpaan yang menyebabkan meninggalnya orang lain. Tim ini terdiri dari 16 orang lintas angkatan, ada 2017, 2018, dan 2019 yang dibimbing Yusrizal, S.H., M.H., di bawah koordinasi Wakil Dekan III FH Unimal, Hadi Iskandar, S.H., M.H.
“Alhamdulillah ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Hari ini kami bisa mengharumkan almamater kami dengan meraih juara 2 Mout Court se-Aceh. Semoga Unimal lebih hebat lagi ke depan,” ujar Maulana Azman Zuhri, perwakilan Tim FH Unimal.
Delegasi dari FH Unimal merupakan salah satu implementasi tentang kepedulian akademik dan kampus terhadap potensi akademik para mahasiswa. Sebelumnya delegasi dari FH Unimal sudah beberapa kali mengharumkan kampus Unimal di tingkat provinsi dan nasional.
Yusrizal selaku pembina tim berharap ke depan Tim Mout Court dari FH Unimal bisa menjadi juara di tingkat provinsi dan nasional. “Karena tim ini baru seumur jagung, insya Allah ke depan akan lebih kita asah lagi. Anak-anak ini hebat mau berlatih dengan serius,” ujar Yusrizal.
Hadi Iskandar menyampaikan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Lhokseumawe yang telah mengadakan kompetisi akademik dan untelektual seperti ini. “Ini salah satu bentuk sinergitas Unimal dengan Kejari Lhokseumawe sehingga diadakan Kompetisi Mout Court yang perdana di Kejari Lhokseumawe,” ucapnya.
Hadi Iskandar menambahkan, prestasi diraih tim FH itu membuktikan Unimal ada kampus inklusif dan pro perubahan untuk menyongsong Unimal Hebat Tahun 2024. “Kami pimpinan fakultas selalu mendukung dan mendorong anak-anak untuk mengembangkan potensi intelektualnya, baik akademik maupun nonakademik. Sehingga dalam 2 tahun belakangan ini FH Unimal banyak memperoleh prestasi di tingkat provinsi dan banyak. Ini membuktikan FH Unimal siap bersaing dan berkompetisi dengan FH dari universitas lain di Aceh dan bisa,” pungkasnya.[](rilis)




